Batam (Kemenag) — Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Supriyanto, S.Pd.B., M.Pd., menghadiri tradisi perayaan ulang tahun Dewi Guan Yin di Cetya Karuna Bodhisattva pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kehadiran tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan tradisi keagamaan umat Buddha, sekaligus mempererat hubungan antara Kementerian Agama dan masyarakat Buddha di Kota Batam. Turut hadir dalam acara ini Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Aryanto Lu.

Perayaan ulang tahun Dewi Guan Yin menjadi momentum bagi umat untuk mengungkapkan rasa hormat dan bakti kepada Bodhisattva Avalokitesvara, yang dikenal luas sebagai perwujudan welas asih. Dalam tradisi Buddhis, Dewi Guan Yin menjadi simbol kepedulian terhadap penderitaan makhluk hidup, ketulusan menolong sesama, serta semangat menumbuhkan cinta kasih dalam kehidupan sehari-hari. Perayaan ini juga menjadi kesempatan bagi umat untuk memperdalam keyakinan dan merefleksikan nilai-nilai luhur ajaran Buddha.


Dalam kesempatan tersebut, Supriyanto menyampaikan apresiasi kepada pengurus Cetya Karuna Bodhisattva dan seluruh umat yang terus menjaga serta melestarikan tradisi keagamaan dengan penuh keyakinan. Menurutnya, kegiatan keagamaan memiliki peran penting tidak hanya dalam memperkuat kehidupan spiritual umat, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai moral, mempererat persaudaraan, dan membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Saya mengapresiasi pengurus dan seluruh umat Cetya Karuna Bodhisattva yang terus menjaga tradisi keagamaan sebagai bagian dari kehidupan spiritual umat Buddha. Momentum perayaan ulang tahun Dewi Guan Yin hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meneladani nilai-nilai welas asih, kebijaksanaan, dan kepedulian terhadap sesama. Semoga melalui perayaan ini, kita semakin termotivasi untuk mengembangkan cinta kasih serta menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ungkap Supriyanto.

Lebih lanjut, Supriyanto berharap nilai-nilai yang terkandung dalam keteladanan Dewi Guan Yin dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, lingkungan sosial, maupun kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengajak umat Buddha untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, dan membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pengamalan ajaran agama secara nyata melalui perilaku yang baik, sikap saling menghormati, dan kepedulian terhadap sesama merupakan kontribusi penting bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai.

Kehadiran Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam dalam perayaan tersebut diharapkan semakin memperkuat komunikasi dan sinergi dengan pengurus rumah ibadah serta umat Buddha. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, nilai-nilai spiritual, pelestarian tradisi, dan semangat kebersamaan dapat terus dikembangkan. Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam berkomitmen mendukung kehidupan keagamaan umat Buddha yang harmonis serta mendorong terwujudnya kerukunan umat beragama di Kota Batam.