Batam (Kemenag) — Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Supriyanto, S.Pd.B., M.Pd., yang diwakili oleh staf Edy Artono, S.Pd,B., menghadiri upacara Oesiki di Vihara Vimalakirti Batam, Nichiren Shoshu, pada Minggu, 25 Oktober 2026. Kehadiran perwakilan Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan dan komunikasi dengan lembaga keagamaan Buddha di Kota Batam.
Upacara Oesiki merupakan kegiatan keagamaan yang memiliki makna penting bagi umat Buddha dalam tradisi Nichiren Shoshu. Kegiatan ini menjadi momentum bagi umat untuk berkumpul, menjalankan praktik keagamaan, serta memperkuat keyakinan dan komitmen dalam menjalani kehidupan spiritual sesuai dengan tradisi yang dianut.
Kehadiran staf yang mewakili Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam juga mencerminkan perhatian terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan umat Buddha yang beragam di wilayah Kota Batam. Melalui kehadiran dalam kegiatan seperti ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Kementerian Agama dan lembaga keagamaan dalam mendukung kehidupan beragama yang tertib, damai, dan harmonis.
Pelaksanaan upacara Oesiki menjadi kesempatan bagi umat untuk memperdalam pemahaman terhadap ajaran dan nilai-nilai spiritual dalam tradisi Nichiren Shoshu. Selain sebagai bentuk pelaksanaan kegiatan keagamaan, momentum ini juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan di antara umat serta mendorong pengamalan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam terus mendorong terjalinnya hubungan yang harmonis dengan berbagai majelis, organisasi, dan lembaga keagamaan Buddha. Komunikasi dan koordinasi yang baik diharapkan dapat mendukung pembinaan umat serta memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan kehidupan beragama di tengah masyarakat Kota Batam.
Melalui kehadiran dalam upacara Oesiki di Vihara Vimalakirti Batam, Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam berharap hubungan baik dengan umat dan lembaga keagamaan Buddha dapat terus terpelihara. Semangat saling menghormati, kebersamaan, dan kerukunan diharapkan menjadi landasan dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai serta harmonis di Kota Batam.






















































