Batam (Kemenag) --- MIS Al-Muttaqiin Tanjung Uma, Batam, melaksanakan kegiatan apel bendera rutin pada Senin, 26 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung di lapangan madrasah dengan diikuti seluruh siswa dan siswi kelas I sampai kelas VI, serta didampingi oleh seluruh majelis guru.

Sebelum apel dimulai, seluruh peserta didik berbaris dengan tertib di lapangan madrasah. Para guru turut mengarahkan dan membimbing siswa agar kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan khidmat. Apel bendera ini merupakan salah satu bentuk pembiasaan positif untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, cinta tanah air, serta pembentukan karakter peserta didik.

Siswa Kelas V Bertugas dalam Pelaksanaan Apel

Pada pelaksanaan apel kali ini, siswa kelas V mendapat kepercayaan untuk menjadi petugas apel. Para petugas berasal dari kelas V dengan bimbingan Bapak M. Sholihin, S.Pd.I., dan Ibu Yeni Fitri Gusti, S.Pd. Melalui kegiatan ini, para siswa dilatih untuk meningkatkan keberanian, tanggung jawab, kerja sama, serta kedisiplinan dalam menjalankan tugas.

Kegiatan apel dipimpin dengan tertib dan diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh perhatian. Keterlibatan siswa sebagai petugas menjadi bagian dari proses pembelajaran karakter di lingkungan madrasah, sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga pengalaman nyata dalam menjalankan amanah.

Kepala Madrasah Tekankan Pentingnya Ilmu dan Adab

Bertindak sebagai pembina apel, Kepala MIS Al-Muttaqiin, Ustadz Muh. Lutfi, S.Pd.I., menyampaikan amanat yang sarat dengan pesan moral dan pendidikan karakter. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya memperbaiki diri dengan meninggalkan kebiasaan buruk dan mempertahankan segala perilaku yang baik.

Pesan utama yang disampaikan adalah β€œYang jelek dihilangkan, yang baik dipertahankan.” Pesan sederhana ini mengajak seluruh siswa untuk senantiasa melakukan introspeksi diri, memperbaiki kekurangan, menjauhi perilaku tercela, serta membiasakan diri melakukan hal-hal yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau juga mengingatkan bahwa seseorang tidak dapat dinilai baik hanya berdasarkan pakaian, perhiasan, atau penampilan luar yang dikenakannya. Pribadi yang benar-benar baik adalah pribadi yang memiliki ilmu pengetahuan, adab yang mulia, serta perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari.

Ilmu dan adab merupakan dua hal penting yang harus berjalan beriringan. Ilmu membantu seseorang memahami sesuatu dengan benar, sedangkan adab membimbing seseorang untuk menggunakan ilmu tersebut secara bijaksana dan menghormati orang lain.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh peserta didik agar tidak hanya berusaha menjadi siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga menjadi pribadi yang santun, rendah hati, menghormati guru, menyayangi sesama teman, serta berbakti kepada orang tua.

Menanamkan Karakter Mulia Sejak Dini

Melalui kegiatan apel bendera, MIS Al-Muttaqiin terus berupaya membangun budaya madrasah yang menjunjung tinggi kedisiplinan, tanggung jawab, akhlak mulia, dan semangat belajar. Amanat pembina apel diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk menerapkan nilai-nilai kebaikan, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh warga madrasah bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari terbentuknya karakter dan akhlak peserta didik.

Dengan terlaksananya apel bendera pada Senin pagi tersebut, diharapkan seluruh siswa MIS Al-Muttaqiin semakin termotivasi untuk memperbaiki diri, mempertahankan kebiasaan baik, meningkatkan ilmu pengetahuan, serta membiasakan adab mulia dalam setiap tindakan.

MIS Al-Muttaqiin Tanjung Uma, Batam, terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk generasi yang berilmu, beradab, disiplin, dan berakhlak mulia.