Batam (Kemenag) --- Pengelola Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) Jabal Nur, lembaga pendidikan keagamaan nonformal yang terintegrasi secara terpadu di bawah naungan MTs Negeri 2 Batam, melaksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus studi tiru ke Kantor Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kota Batam). Kunjungan ini dirancang sebagai langkah strategis dalam menyelaraskan visi, memperkuat ikatan kelembagaan, serta mendongkrak mutu serta tata kelola pendidikan Islam nonformal di tingkat daerah. 

Rombongan pengelola MDTW Jabal Nur disambut hangat dan diterima langsung oleh Ketua DPC FKDT Kota Batam, Abdul Mughits, S.Pd.I. Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi kedua belah pihak untuk mendiskusikan tantangan kontemporer pendidikan agama serta mencari solusi inovatif dalam penguatan karakter religius generasi muda di Kota Batam. 

Dalam sesi pemaparan, perwakilan manajemen MDTW Jabal Nur menyampaikan bahwa kunjungan studi tiru ini berfokus pada adaptasi praktik terbaik (best practices) pengelolaan madrasah keagamaan. 

Integrasi program ini diharapkan mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi para siswa untuk memperdalam ilmu syariat, praktik fardu kifayah, hingga pendalaman kajian kitab keagamaan secara komprehensif.

Ketua DPC FKDT Kota Batam, Abdul Mughits, menyatakan apresiasi yang tinggi atas inisiatif proaktif yang ditunjukkan oleh MDTW Jabal Nur. Menurutnya, madrasah takmiliyah wustha memiliki peran krusial sebagai pembenteng moral anak didik di tingkat remaja. 

"Sinergi dan komunikasi yang intensif antarlembaga seperti ini adalah kunci utama. FKDT Kota Batam berkomitmen penuh untuk terus mendampingi, memfasilitasi komunikasi dengan Kementerian Agama, serta memberikan pembinaan berkala demi memastikan mutu kelulusan santri diniyah tetap terjaga dengan baik," ujar Abdul Mughits di sela-sela diskusi kelembagaan. 

Kunjungan silaturahmi ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata mata sebagai simbol komitmen sinergi jangka panjang. Lewat kemitraan yang semakin erat antara MDTW Jabal Nur (MTsN 2 Batam) dan DPC FKDT Kota Batam, kedua lembaga optimistis mampu melahirkan ekosistem pendidikan keagamaan yang sehat, unggul, dan berdaya saing di Kepulauan Riau.