Batam (Kemenag) — Guna memastikan seluruh program kerja berjalan optimal sepanjang tahun mendatang, MTs Negeri 2 Batam menggelar rapat koordinasi khusus untuk mengevaluasi draf Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2027 pada hari Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini difokuskan untuk menyelaraskan alokasi pagu dana dengan target kinerja riil yang telah ditetapkan oleh madrasah.
Kegiatan penting ini dihadiri dan diikuti langsung oleh Kepala Madrasah (Kamad) Bapak Rosmardi, S.Pd., Kepala Tata Usaha (Ka. TU), Wakil Kepala Madrasah (Waka), serta tim perencana dan bendahara madrasah. Langkah kolaboratif ini diambil sebagai bentuk komitmen bersama instansi dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, efektif, dan sepenuhnya akuntabel di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kota Batam.
Dalam rapat kerja yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut, setiap komponen draf DIPA diteliti secara mendalam oleh pimpinan dan seluruh tim yang hadir. Evaluasi mencakup beberapa poin utama:
• Penyelarasan Output Kinerja: Memastikan setiap alokasi dana memiliki output yang jelas dan berkontribusi langsung pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) madrasah.
• Prioritas Mutu Pendidikan: Menitikberatkan anggaran pada program peningkatan mutu pembelajaran, sarana prasarana kelas, serta pembinaan prestasi peserta didik.
• Kedisiplinan Realisasi: Mengatur jadwal pelaksanaan program secara berkala guna mengantisipasi kendala penyerapan anggaran di lapangan sejak dini.
Sebagai salah satu Satuan Kerja (Satker) yang mengelola anggaran secara mandiri, MTs Negeri 2 Batam terus berkomitmen menjaga kedisiplinan fiskal. Kepala Madrasah, Rosmardi, S.Pd., menegaskan bahwa keterlibatan aktif dari Ka. TU, Waka, perencana, dan bendahara sangat krusial agar pelaksanaan program kerja berjalan selaras dengan anggaran yang tersedia, sehingga tidak ada program yang tumpang tindih atau tidak terealisasi.
Melalui evaluasi draf DIPA 2027 ini, madrasah optimis seluruh program operasional dan belanja pegawai dapat terserap secara tepat sasaran demi memberikan pelayanan pendidikan prima di Kota Batam. Dokumen hasil evaluasi bersama ini nantinya akan menjadi acuan final sebelum draf anggaran disahkan secara resmi oleh kementerian terkait.
























































