BATAM (Kemenag) – Sebanyak 15 pasangan calon pengantin (catin) mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang digelar di Aula Lantai 2 KUA Kecamatan Batam Kota pada Selasa (03/11/2026).

Kegiatan ini berlangsung istimewa berkat kolaborasi tiga pihak, yakni KUA Batam Kota, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Batam Kota, dan Tim Kesehatan Puskesmas Batam Kota. Sinergi ini bertujuan mempersiapkan para calon pengantin agar tidak hanya siap melangsungkan akad nikah, tetapi juga mampu membina keluarga yang sakinah, harmonis, sehat, dan penuh keberkahan.

Materi Administrasi hingga Fiqih Munakahat

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala KUA Batam Kota, H. Zainal Arifin, S.Ag., M.H. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pemahaman seputar administrasi pencatatan nikah, prosedur, serta persyaratan pernikahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selanjutnya, Ketua MUI Batam Kota sekaligus Penata Layanan Operator, Jamuri Suud,M.Pd  memberikan pembekalan materi Fiqih Munakahat. Para peserta diajak memahami hukum dan aturan pernikahan dalam Islam sebagai fondasi utama membangun rumah tangga yang diridhai Allah SWT.


Formula "MIE INSTANT" dan Simulasi Ijab Qabul Penuh Gelak Tawa

Suasana pembekalan semakin hidup saat M. Yusuf, S.Sos.I., M.Pd. menyampaikan materi Bekal Utama Catin dengan formula unik yang mudah diingat, yaitu MIE INSTANT. Penyampaian materi dikemas secara komunikatif, interaktif, dan diselingi humor edukatif agar pesan-pesan penting kehidupan berumah tangga mudah diserap oleh para peserta.

Kejutan menarik terjadi pada sesi ketiga. Untuk mengusir rasa kantuk sekaligus melatih kekompakan, para peserta diajak mengikuti sesi ice breaking. Uniknya, peserta yang kurang kompak mendapatkan "hukuman" istimewa, yaitu maju ke depan untuk menjadi Mempelai Pria dalam simulasi prosesi Ijab Qabul akad nikah. Momen ini tak pelak mencairkan suasana dan disambut gelak tawa seluruh peserta.

"Belajar pernikahan terasa lebih menyenangkan karena peserta tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga merasakan langsung pengalaman praktik prosesi akad nikah," ujar salah satu penyelenggara.


Persiapan Kesehatan Perkawinan

Tak kalah penting, Tim Kesehatan Puskesmas Batam Kota turut memberikan pembekalan terkait kesehatan calon pengantin. Materi ini mencakup pentingnya menjaga kesehatan diri, kesiapan fisik, hingga perencanaan keluarga yang sehat sebagai modal awal mengarungi kehidupan berumah tangga.

Melalui bimbingan terpadu ini, diharapkan 15 pasangan calon pengantin memiliki bekal berharga sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Sebab, pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan menyatukan dua keluarga, dua karakter, dan dua perjalanan hidup dalam satu ikatan ibadah.