Batam ( Kemenag )  — Upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam terus dilakukan melalui pembinaan keagamaan bagi kaum muslimat di Kampung Tangguh, Kecamatan Belakang Padang. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar membangun karakter perempuan muslimah yang taat beragama, berakhlak mulia, serta memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang hakikat ibadah kepada Allah SWT, Kamis, 22 Oktober 2026

Kampung Tangguh yang dikenal sebagai kawasan bekas lokalisasi memiliki dinamika sosial tersendiri. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya kehadiran pembinaan spiritual dan pendampingan keagamaan secara berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan. Dalam konteks ini, keberadaan pembina spiritual memiliki peran strategis, tidak hanya untuk menyampaikan ilmu agama, tetapi juga untuk menumbuhkan kesadaran beribadah, memperkuat keimanan, serta membangun kepribadian muslimah yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Di sampaiakan secara terpisah oleh Kepala KUA Belakang Padang, Abdul Majid, menegaskan komitmen institusinya untuk senantiasa hadir merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian ekstra.

"Kehadiran KUA Belakang Padang di Kampung Tangguh adalah bentuk tanggung jawab moral dan pelayanan keagamaan yang inklusif. Kami ingin memastikan bahwa bimbingan keagamaan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. KUA tidak hanya hadir dalam urusan administratif pernikahan, tetapi juga wajib menjadi garda terdepan dalam pembinaan mental, spiritual, serta pembentukan karakter masyarakat agar menjadi lebih baik dan harmonis," ujar Abdul Majid.

Salah seorang penggiat keagamaan dari staf Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Belakang Padang, Siti Aminah, mengungkapkan rasa terpanggil sekaligus kebahagiaannya dapat terlibat dalam pembinaan muslimat di Kampung Tangguh. Ia mengaku sangat bersyukur melihat antusiasme warga yang mengikuti kegiatan pembinaan.

"Saya sangat terharu dan bersyukur melihat antusiasme para ibu di sini. Semangat mereka untuk belajar agama sungguh luar biasa, dan ini menjadi motivasi besar bagi kami di KUA Belakang Padang untuk terus hadir mendampingi masyarakat dengan pendekatan yang penuh ketulusan, kesabaran, dan kasih sayang," ujar Siti Aminah di sela-sela kegiatan.

Semangat dan niat tulus untuk memperbaiki diri juga dirasakan langsung oleh para peserta pembinaan. Salah seorang warga binaan Kampung Tangguh, Ninik, mengungkapkan rasa terima kasih dan rasa syukurnya atas pendampingan keagamaan yang rutin diberikan oleh KUA Kecamatan Belakang Padang.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta bimbingan dari ibu-ibu KUA. Pembinaan ini memberi kami semangat baru dan kedamaian di hati. Pintu kebaikan itu selalu terbuka, dan kami ingin terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik serta mendekatkan diri kepada Allah SWT," ungkap Ninik dengan penuh haru.

Pembinaan ini diharapkan tidak sekadar menjadi ruang bagi kaum muslimat untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan memahami nilai-nilai ajaran Islam, tetapi juga diterapkan secara nyata dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat.

Lebih dari sekadar kegiatan pengajian, pembinaan spiritual ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pembangunan karakter dan pemberdayaan perempuan. Setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan menapaki kehidupan yang lebih baik dengan berlandaskan nilai-nilai agama.

KUA Kecamatan Belakang Padang berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam mendekatkan pelayanan dan bimbingan keagamaan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian serta pendampingan secara khusus.

Melalui pembinaan yang berkesinambungan, Kampung Tangguh diharapkan semakin berkembang menjadi lingkungan yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian sosial. Sebab, dengan bimbingan, ketulusan, dan semangat kebersamaan, perubahan menuju kehidupan yang lebih baik selalu dapat dimulai dari hati, keluarga, hingga lingkungan masyarakat.