Batam (Kemenag) --- Seksi Urusan Agama Kristen (Urakris) Kantor Kementerian Agama Kota Batam terus berkomitmen menjangkau pembinaan hingga ke wilayah kepulauan. Pada hari Jumat, 23 Oktober 2026, Penyuluh Agama Kristen, Tulus M. Sihombing, melaksanakan kegiatan penyuluhan bagi anak-anak usia 3-12 tahun di Pulau Teluk Nipah.
Kegiatan ini mengangkat tema "Membawa Cahaya Ke Teluk Nipah: Membangun Karakter Anak Pulau Sejak Dini" dengan berlandaskan pada Firman Tuhan dalam *Ulangan 6:7*
"Haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun."
Dalam penyampaiannya, Tulus M. Sihombing menjelaskan bahwa ayat ini adalah inti dari bagaimana mendidik anak-anak dengan benar. Mengajar anak bukanlah kegiatan musiman atau hanya pada hari Minggu, melainkan sebuah proses yang berulang-ulang, konsisten, dan dilakukan dalam setiap momen kehidupan.
"Di pulau ini, anak-anak setiap hari ikut orang tua melaut, duduk bersama di rumah panggung, dan tidur bersama keluarga. Di situlah momen pengajaran dan nasehat terjadi. Saat duduk, saat dalam perjalanan melaut, saat berbaring dan bangun. Inilah yang dimaksud Ulangan 6:7," jelas Tulus di hadapan anak-anak dan orang tua.
Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan metode yang ceria dan interaktif, yakni cerita Alkitab bergambar, menyanyi, permainan edukatif tentang taat kepada orang tua, serta pembagian bingkisan kasih berupa makanan ringan untuk anak-anak.
Anak-anak Pulau Teluk Nipah tampak sangat antusias dan gembira. Kehadiran penyuluh dari Kemenag menjadi penyemangat tersendiri bagi mereka yang tinggal di wilayah pesisir.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi Penyuluh Agama Kristen dalam melakukan pembinaan, bimbingan, dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat, khususnya di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) di wilayah Kota Batam.
Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak Pulau Teluk Nipah dapat tumbuh menjadi anak-anak yang takut akan Tuhan, hormat kepada orang tua, dan menjadi cahaya bagi pulau dan Kota Batam.

























































