Batam (Kemenag) — Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Supriyanto, S.Pd.B., M.Pd., bersama Penyuluh Agama Buddha Kota Batam, Langlang Labaela, S.Pd.B., M.Pd., menghadiri kegiatan Sanghadana dalam rangka Masa Kathina 2026 yang diselenggarakan di Vihara Buddhayana Batam pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Kehadiran tersebut merupakan bentuk dukungan dan perhatian terhadap kegiatan keagamaan umat Buddha, sekaligus mempererat hubungan dan komunikasi dengan pengurus vihara serta masyarakat Buddha di Kota Batam.

Masa Kathina merupakan salah satu momentum penting dalam kehidupan umat Buddha, khususnya sebagai kesempatan untuk mengembangkan kebajikan melalui praktik berdana kepada Sangha. Kegiatan Sanghadana menjadi wujud nyata kemurahan hati, ketulusan, dan penghormatan umat kepada Sangha yang menjalankan kehidupan suci serta melestarikan dan menyebarkan Dhamma. Melalui kegiatan ini, umat juga diajak untuk memperkuat keyakinan dan mengembangkan nilai-nilai luhur ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Supriyanto menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pengurus Vihara Buddhayana Batam, serta seluruh umat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Sanghadana Kathina 2026. Menurutnya, terselenggaranya kegiatan keagamaan dengan baik membutuhkan persiapan, koordinasi, kerja sama, dan semangat gotong royong dari seluruh pihak yang terlibat. Dedikasi panitia menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan serta memberikan kesempatan bagi umat untuk melaksanakan praktik kebajikan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana serta pengurus Vihara Buddhayana Batam yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan Sanghadana dalam Masa Kathina 2026. Kegiatan ini bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi juga menjadi sarana bagi umat untuk mempraktikkan kemurahan hati, ketulusan, dan kepedulian. Semoga segala bentuk pengabdian dan kebajikan yang telah dilakukan membawa manfaat, serta menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam kehidupan beragama,” ungkap Supriyanto.

Lebih lanjut, Supriyanto berharap momentum Masa Kathina dapat terus dimanfaatkan umat Buddha untuk mengembangkan praktik dana, sila, dan kebajikan lainnya dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak seluruh umat untuk menjadikan nilai-nilai Dhamma sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis, penuh toleransi, dan saling menghargai. Melalui kegiatan keagamaan seperti Sanghadana, diharapkan hubungan persaudaraan antarsesama umat semakin kuat dan semangat kepedulian sosial terus tumbuh.

Kehadiran Penyelenggara Bimas Buddha bersama Penyuluh Agama Buddha Kota Batam dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan pembinaan kehidupan keagamaan umat Buddha. Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang terus mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan serta pelestarian nilai-nilai ajaran Buddha. Diharapkan kegiatan Sanghadana Kathina 2026 dapat memberikan inspirasi bagi umat untuk terus menumbuhkan kebajikan, memperkuat keyakinan, dan mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.