Batam (Kemenag) — Dikenal sebagai salah satu program unggulan, program Cambridge MTsN 1 Batam sukses melaksanakan kegiatan Edu Tour lintas negara menelusuri destinasi edukatif di Malaysia dan Singapura pada hari Jum'at dan Sabtu, 9-10 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan global serta mempelajari nilai-nilai sejarah, budaya, dan sains secara langsung.
Selain mengeksplorasi destinasi pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi sarana implementasi nyata penggunaan bahasa Inggris (English active practice). Sebagai murid kelas program Cambridge, para murid terbiasa dan didorong untuk aktif berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris sepanjang perjalanan, mulai dari proses keimigrasian, interaksi dengan pemandu lokal, hingga saat mengeksplorasi instruksi dan pameran edukatif di setiap destinasi.
Perjalanan berawal dari Pelabuhan Internasional Batam Center sejak pagi hari. Para murid beserta pendamping bersiap menaiki ferry pertama menuju Pelabuhan Pasir Gudang, Malaysia. Setelah menempuh perjalanan laut dan menyelesaikan proses pemeriksaan imigrasi, rombongan melanjutkan agenda pembelajaran lapangan menggunakan bus pariwisata.
Eksplorasi Budaya dan Edukasi di Johor
Di Malaysia, agenda pembelajaran berfokus pada pengenalan seni budaya dan warisan sejarah. Rombongan mengunjungi Kompleks Warisan Sultan Abu Bakar (KWSAB) di Johor Bahru. Di lokasi KWSAB, para murid berkesempatan mengikuti serangkaian pengalaman edukasi budaya interaktif:
* Seni Membatik Tie-Dye: Para murid mempelajari teknik kreasi membatik dengan metode tie-dye (ikat celup) dan langsung melakoni praktik sederhana pembuatan motif serta pewarnaan kain.
* Sejarah dan Tari Zapin Melayu: Murid tidak hanya mendapatkan pemaparan materi mengenai akar sejarah tari Zapin, tetapi juga diajak praktik langsung memperagakan ragam gerakan dasar tarian khas Melayu tersebut.
Pembelajaran Sains Terapan dan Nilai Sejarah di Singapura
Setelah menyeberangi perbatasan Imigrasi Malaysia menuju Singapura, rombongan melanjutkan pembelajaran ke Singapore Science Centre. Di pusat sains dunia ini, para murid mengeksplorasi berbagai pameran interaktif berbahasa Inggris yang mencakup bidang fisika, biologi, teknologi, hingga inovasi masa depan—sangat relevan dengan kurikulum berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) pada program Cambridge.
Agenda di Singapura kemudian disempurnakan dengan kegiatan ibadah serta apresiasi teknologi:
* Kunjungan ke Masjid Sultan: Para murid melaksanakan ibadah sholat sekaligus mengamati keindahan arsitektur cagar budaya yang ikonik di kawasan Kampong Gelam.
* Pengamatan Pertunjukan Sains-Cahaya di Gardens by the Bay: Rombongan menyaksikan light show spektakuler yang memadukan teknologi tata cahaya, audio, serta keasrian taman botani modern.
Kembali ke Batam
Rangkaian kegiatan Edu Tour ditutup di Pelabuhan HarbourFront Singapura. Sebelum menaiki ferry jadwal terakhir menuju Batam, seluruh murid mematuhi regulasi keimigrasian dengan melengkapi pengisian All Indonesia (E-CD) dan pemeriksaan dokumen imigrasi kembali ke Tanah Air.
Melalui Edu Tour ini, para murid program Cambridge MTsN 1 Batam tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan (fun learning), tetapi juga melatih rasa percaya diri dalam berbahasa internasional, mengasah kemandirian, wawasan global, serta apresiasi yang tinggi terhadap budaya dan ilmu pengetahuan. Humas_NL)
























































