Batam (Kemenag) — MTsN 1 Batam melaksanakan Sosialisasi Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari persiapan pembekalan peserta didik kelas IX menghadapi TKA serta seleksi masuk Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) dan MAN Program Keagamaan (MAN PK). Kegiatan yang dihadiri oleh wali murid ini dilaksanakan di Masjid Baitul Ilmi MTsN 1 Batam, Jumat (2/10).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada wali murid mengenai pentingnya persiapan akademik peserta didik dalam menghadapi TKA serta mendukung kelanjutan pendidikan ke jenjang berikutnya. Sosialisasi diisi dengan penyampaian informasi mengenai pelaksanaan TKA, mekanisme tes, mata pelajaran yang diujikan, serta berbagai persiapan yang akan dilakukan madrasah bagi peserta didik kelas IX.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 1 Batam, Dra. Khairina, M.Pd., terlebih dahulu menyampaikan capaian TKA MTsN 1 Batam pada tahun sebelumnya. Ia menyampaikan bahwa nilai rata-rata TKA peserta didik MTsN 1 Batam masih berada di atas rata-rata nasional, sekaligus di atas rata-rata Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau. Capaian tersebut menjadi salah satu motivasi bagi madrasah untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas persiapan peserta didik dalam menghadapi TKA tahun ini.
Selanjutnya, Khairina menyampaikan bahwa TKA menjadi salah satu hal penting yang perlu dipersiapkan peserta didik, khususnya dalam menghadapi proses penerimaan peserta didik pada jenjang pendidikan berikutnya.
“TKA ini penting untuk peserta didik kita karena dibutuhkan ketika mereka mendaftar ke tingkat SMA. Apalagi melalui jalur prestasi, nilai TKA akan menjadi salah satu bagian yang dilihat. Karena itu, hari ini kami menyosialisasikan kepada Bapak dan Ibu pentingnya peserta didik mengikuti TKA dan mempersiapkannya dengan mantap,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ibu Khairina menjelaskan bahwa madrasah akan melakukan berbagai persiapan untuk membantu peserta didik kelas IX menghadapi TKA. Mulai pertengahan Oktober, madrasah akan memberikan pembekalan dan pemantapan secara lebih intensif bagi peserta didik kelas IX.
Ia juga menyampaikan bahwa MTsN 1 Batam terus berupaya menghadirkan berbagai program untuk mendukung perkembangan dan prestasi peserta didik. Selain persiapan TKA, madrasah juga memberikan perhatian terhadap persiapan peserta didik yang ingin melanjutkan pendidikan ke madrasah unggulan seperti MAN IC maupun MAN PK.
“MTsN 1 memiliki berbagai inovasi dan program untuk mendukung peserta didik kita. Untuk kelas IX, mulai pertengahan Oktober dan seterusnya kita akan mempersiapkan mereka menghadapi TKA. Mudah-mudahan persiapan ini dapat membantu peserta didik kita meraih hasil terbaik dan melanjutkan pendidikan ke sekolah atau madrasah yang mereka cita-citakan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Khairina juga mengapresiasi dukungan Komite Madrasah dan wali murid dalam menunjang berbagai kegiatan serta fasilitas pendidikan di MTsN 1 Batam. Menurutnya, kolaborasi antara madrasah, wali murid, dan komite sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung perkembangan peserta didik.
Setelah sambutan kepala madrasah, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Pak Yunus Supardi, S.Pd.I. Ia menjelaskan bahwa MTsN 1 Batam akan menyiapkan sejumlah program khusus bagi peserta didik kelas IX sebagai persiapan menghadapi TKA.
“Betapa pentingnya TKA ini untuk peserta didik kita nanti ketika mendaftar di sekolah masing-masing. Ketika peserta didik kita mendaftar ke sekolah lain, ternyata ada formulir yang meminta nilai TKA. Otomatis nilai TKA ini menjadi penting untuk kelangsungan pendidikan peserta didik kita di kemudian hari,” jelas Pak Yunus.
Pak Yunus juga menyampaikan beberapa opsi pendampingan belajar yang dapat dipertimbangkan untuk membantu peserta didik mempersiapkan TKA. Salah satunya melalui kerja sama dengan lembaga bimbingan belajar. Program yang ditawarkan mencakup pembelajaran literasi dan numerasi serta pelaksanaan try out untuk mengukur kesiapan peserta didik.
“Untuk persiapan TKA, kita akan memberikan beberapa opsi. Salah satunya adalah bimbingan belajar yang dapat dilaksanakan di MTsN 1 Batam. Programnya mencakup 20 kali pertemuan, terdiri dari 10 pertemuan literasi dan 10 pertemuan numerasi, serta tiga kali try out sebagai evaluasi,” ungkap Pak Yunus.
Melalui sosialisasi ini, MTsN 1 Batam berharap wali murid dapat memahami pentingnya TKA dan turut mendukung persiapan peserta didik sejak dini. Dengan sinergi antara madrasah, wali murid, komite, dan peserta didik, diharapkan persiapan TKA dapat berjalan optimal serta memberikan bekal yang baik bagi peserta didik dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
























































