
dokumentasi Kunjungi Dapur MBG Bengkong
BENGKONG (Kemenag Batam) – Tim dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Batam melaksanakan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Bengkong Laut pada Kamis, 14 Januari 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan langsung proses penyiapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan bagi seluruh siswa dan tenaga pendidik.
Fokus utama dalam peninjauan ini meliputi standar kebersihan, kandungan nutrisi, serta kepastian pemenuhan aspek kehalalan pada makanan yang diproduksi.
Komitmen Kehalalan dalam Proses Dalam diskusi bersama pengelola dapur, tim MTsN 1 Batam mendapatkan penjelasan mendalam mengenai aspek kehalalan produk. Pihak SPPG Bengkong Laut menegaskan komitmennya untuk menghadirkan makanan yang aman dikonsumsi dengan memberikan informasi terkini:
Pendaftaran Sertifikasi: Saat ini, Sertifikat Halal untuk dapur produksi telah resmi diajukan dan sedang dalam proses verifikasi oleh instansi terkait.
Seleksi Bahan Baku: Meski sertifikasi sedang diproses, pihak pengelola menjamin bahwa seluruh bahan baku, terutama daging dan produk turunan hewani, bersumber dari pemasok yang sudah sesuai SOP dan kehalalan.
Prosedur Higienis: Proses pengolahan dilakukan dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat untuk menjaga kemurnian dan kebersihan makanan dari kontaminasi.
Dukungan Penuh dari Madrasah Pihak MTsN 1 Batam menyambut baik keterbukaan informasi dari pengelola SPPG. Kepastian mengenai progres sertifikasi halal ini dianggap penting untuk memberikan rasa tenang bagi orang tua siswa.
"Kami mengapresiasi langkah SPPG yang sudah mengajukan sertifikasi halal. Hal ini sangat krusial bagi kami di madrasah. Kami akan terus berkoordinasi agar program berjalan penuh, seluruh aspek baik gizi maupun legalitas kehalalannya terpenuhi dengan sempurna," ujar perwakilan MTsN 1 Batam.
Persiapan Menuju Generasi Sehat Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi dan semangat belajar siswa. Dengan sinergi yang kuat antara madrasah dan satuan pelayanan gizi, diharapkan kebutuhan nutrisi siswa dapat terpenuhi secara optimal melalui makanan yang sehat, bergizi, dan halalan toyyiban. (Humas MTsN 1)