
Humas MATSANIGAβ Memasuki hari pertama pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2025/2026, Kepala MTs Negeri 3 Kota Batam melakukan monitoring langsung ke ruang-ruang ujian pada Rabu (6/5). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ujian yang diikuti oleh 207 siswa kelas IX berjalan dengan lancar dan tanpa kendala teknis.
Dalam pantauannya, Kepala MTsN 3 Kota Batam Ernawati, M.Pd. meninjau langsung kesiapan infrastruktur digital, mengingat ujian tahun ini sepenuhnya menggunakan aplikasi Pijar. Beliau tampak berdialog ringan dengan siswa dan para pengawas ruang untuk memastikan koneksi internet dan akses perangkat siswa tetap stabil selama proses pengerjaan soal berlangsung. "Monitoring ini penting untuk memberikan dukungan moril kepada siswa sekaligus memastikan sistem digitalisasi yang kita terapkan melalui aplikasi Pijar bekerja optimal. Kami ingin memastikan setiap siswa dapat mengerjakan ujian dengan nyaman dan jujur,". Berbeda dengan metode konvensional, pelaksanaan UM tahun ini sepenuhnya memanfaatkan kemajuan teknologi. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen madrasah dalam mewujudkan digitalisasi pendidikan serta mempermudah proses administrasi dan penilaian ujian secara real-time dan meminimalisir penggunaan kertas (paperless)", tambahnya.
Pada kesempatan yang sama Wakil Kepala Bidang Kurikulum Novrishelmi Palendra, S.Si menyatakan bahwa persiapan teknis, mulai dari jaringan internet hingga kesiapan akun siswa, telah dipastikan aman sebelum ujian dimulai. Dengan dukungan penuh dari para guru dan panitia, diharapkan 207 siswa yang mengikuti ujian ini dapat lulus dengan hasil yang memuaskan dan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi" ujarnya.
Dari hasil monitoring tersebut, pelaksanaan UM di MTs Negeri 3 Kota Batam dilaporkan berjalan sangat kondusif. Para siswa terlihat tenang dan fokus mengoperasikan perangkat masing-masing. Penggunaan aplikasi Pijar juga terbukti memudahkan pengawasan dan transparansi dalam manajemen ujian. Ujian Madrasah ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga Rabu, 13 Mei 2026 mendatang. Dengan monitoring rutin yang dilakukan pihak pimpinan, diharapkan integritas dan kualitas hasil ujian tetap terjaga, sehingga para siswa dapat meraih nilai maksimal untuk melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya. (SN)