Wujudkan Ekoteologi Green Dharma, Umat Hindu Batam Lepas Burung dan Tanam Pohon di Hari Tumpek Uye

Wujudkan Ekoteologi Green Dharma, Umat Hindu Batam Lepas Burung dan Tanam Pohon di Hari Tumpek Uye

BATAM (Kemenag) – Umat Hindu di Kota Batam menunjukkan komitmen nyata dalam pelestarian ekosistem melalui program ekoteologi Green Dharma. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan perayaan Hari Suci Tumpek Uye, sebuah momentum sakral untuk memuliakan seluruh jenis binatang sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan.

Hadir langsung memimpin rangkaian kegiatan, Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Made Karmawan, didampingi oleh Penyuluh Agama Hindu, Lilik Widyawati, serta jajaran staf.

Aksi religi dan lingkungan ini berlangsung selama dua hari di dua lokasi strategis pada hari Sabtu, 7 Februari 2026: Bertempat di Pura Satya Dharma, Muka Kuning (Kawasan Batamindo) dan Minggu, 8 Februari 2026, Bertempat di Pura Agung Amerta Bhuana, Kota Batam.



Kegiatan ini dihadiri dan didukung penuh oleh berbagai elemen lembaga Hindu di Kepulauan Riau dan Batam, di antaranya: PHDI Prov. Kepri & PHDI Kota Batam, WHDI Prov. Kepri & WHDI Kota Batam, Badan Otorita Pura Agung Amerta Bhuana, Pasraman Jnana Sila Bhakti Kota Batam, Pokjaluh Prov. Kepri, RBKS Prov. Kepri.

Seluruh rangkaian kegiatan di setiap lokasi diawali dengan Persembahyangan Bersama oleh seluruh umat dan pengurus lembaga untuk memohon tuntunan serta keselamatan bagi alam semesta.

Setelah doa bersama, para tokoh umat beserta siswa-siswi Pasraman Jnana Sila Bhakti melanjutkan dengan aksi nyata berupa pelepasan Burung: Burung merpati dan burung perkutut dilepaskan ke alam bebas sebagai bentuk penghormatan terhadap kehidupan satwa. Dilanjutkan penanaman pohon di area sekitar Pura guna mendukung penghijauan dan menjaga kelestarian lingkungan tempat ibadah secara berkelanjutan.

Made Karmawan menekankan bahwa keterlibatan luas dari berbagai lembaga dan generasi muda adalah kunci keberlanjutan ajaran Tri Hita Karana.

"Dengan mengawali kegiatan melalui doa dan dilanjutkan dengan melepas burung serta menanam pohon, kita membuktikan bahwa memuliakan alam adalah tanggung jawab kolektif. Semoga aksi ini membawa keharmonisan bagi alam Batam," tutupnya.

LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI