
*Walimatussafar Haji: Doa Restu untuk Kepala Kemenag Batam Beserta Istri Menuju Tanah Suci
Batam (Kemenag) --- Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kediaman Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, H. Budi Dermawan, pada Sabtu (11/4). Acara tersebut digelar dalam rangka Walimatussafar Haji, sebagai bentuk syukur dan permohonan doa restu menjelang keberangkatan ke Tanah Suci bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kemenag Kota Batam, Masdiah.
Jalin Silaturahmi dan Doa Bersama
Acara yang berlangsung sejak pagi hari ini dihadiri oleh keluarga besar pegawai Kemenag Kota Batam serta warga di lingkungan sekitar kediaman. Kehadiran para kolega dan tetangga ini menambah kehangatan suasana, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarpegawai dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Budi Dermawan menyampaikan permohonan maaf serta doa restu agar perjalanan ibadah haji yang akan dijalani berjalan lancar, diberikan kesehatan, dan meraih predikat haji yang mabrur.
Tausiyah oleh Kabid Pakis: Makna Spiritual Haji
Puncak acara diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh H. Muhammad Dirham, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kanwil Kemenag Kepri.
Dalam ceramahnya, Muhammad Dirham menekankan pentingnya menjaga niat dan keikhlasan selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut. Beliau menyampaikan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
"Walimatussafar adalah momentum untuk melepas beban duniawi dengan saling memaafkan, sehingga jamaah berangkat dengan hati yang bersih (qolbun salim)," ujar Muhammad Dirham dalam petikan ceramahnya.
Harapan dan Penutup
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh penceramah, mendoakan keselamatan bagi seluruh calon jamaah haji, khususnya keluarga Budi Dermawan. Setelah doa, para tamu undangan menikmati hidangan yang telah disediakan sembari memberikan ucapan selamat jalan secara langsung.
Acara ini menjadi pengingat bagi seluruh hadirin akan pentingnya persiapan spiritual dalam beribadah dan menjaga harmoni antara sesama rekan kerja maupun lingkungan sosial.