Umat Hindu Batam Laksanakan Upacara Hari Suci Banyu Pinaruh di Pantai Tanjung Pinggir

Umat Hindu Batam Laksanakan Upacara Hari Suci Banyu Pinaruh di Pantai Tanjung Pinggir

BATAM (Kemenag) – Ratusan umat Hindu di Kota Batam memadati pesisir Pantai Tanjung Pinggir, Sekupang, untuk melaksanakan upacara Hari Suci Banyu Pinaruh pada Minggu, 5 April 2026. Ritual penyucian diri ini dilaksanakan dengan khidmat sebagai rangkaian setelah hari suci Saraswati.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Made Karmawan ,  Penyuluh Hindu Lilik Widyawati.  Kehadiran beliau bertujuan untuk memantau sekaligus memberikan dukungan moril bagi umat Hindu yang menjalankan prosesi adat dan keagamaan tersebut.


Makna Penyucian Diri dan Ilmu Pengetahuan

Upacara Banyu Pinaruh merupakan tradisi penting dalam ajaran Hindu yang dilaksanakan satu hari setelah hari raya Saraswati (hari turunnya ilmu pengetahuan). Secara filosofis, ritual mandi di sumber air atau laut ini bermakna:

• Pembersihan Rohani: Membersihkan diri dari kekotoran pikiran dan sifat negatif.

• Simbol Kesegaran: Memohon air suci (amerta) agar ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dapat bermanfaat dan mencerahkan jiwa.

• Harmonisasi Alam: Menjaga hubungan baik antara manusia dengan lingkungan (laut).

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari pukul 06.30 WIB ini diikuti oleh umat Hindu dari berbagai wilayah di Kota Batam. Meskipun dilaksanakan di area publik, pelaksanaan upacara tetap berlangsung tertib.

Dalam kesempatan tersebut, Made Karmawan menyampaikan apresiasinya atas kekompakan umat Hindu di Batam. Beliau berharap momentum Banyu Pinaruh ini dapat memperkuat nilai-nilai spiritualitas dan mempererat tali silaturahmi antarumat beragama di Kota Batam yang majemuk.

"Banyu Pinaruh adalah momen untuk membasuh diri agar ilmu pengetahuan yang kita pelajari benar-benar menjadi pelita dalam kehidupan. Semoga dengan pembersihan diri ini, umat Hindu di Batam semakin jernih dalam berpikir dan bertindak," ujar Made Karmawan di sela-sela kegiatan.

Kegiatan diakhiri dengan persembahyangan bersama dan pelarungan sesaji ke laut sebagai bentuk syukur kepada Sang Hyang Widhi Wasa.


LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI