
Suasana saat Ujian Kompetensi
Bengkong (Kemenag Batam) --- Badan Musyawarah Guru Al-Qur'an (BMGQ) Kecamatan Bengkong menggelar seleksi uji kompetensi bagi para guru TPQ calon penerima insentif Pemerintah Kota (Pemko) Batam tahun anggaran 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkong dan diikuti oleh puluhan peserta yang merupakan usulan baru maupun verifikasi ulang pada Jum'at, 23 Januari 2026. Uji kompetensi ini menjadi langkah krusial guna memastikan bantuan operasional yang diberikan pemerintah tepat sasaran dan berkualitas.
Ketua BMGQ Kecamatan Bengkong, Baharuddin, S.Pd.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya standarisasi kemampuan bagi setiap tenaga pendidik Al-Qur'an. Ia menyatakan bahwa insentif yang dikucurkan oleh Pemko Batam bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bentuk apresiasi atas profesionalisme guru. Oleh karena itu, melalui seleksi ini, diharapkan guru-guru yang lolos memang memiliki kapasitas yang mumpuni dalam membimbing generasi muda islami di Kota Batam.
"Kami sangat berharap semua guru yang nantinya mendapatkan insentif dari Pemko Batam benar-benar memiliki kompetensi yang dapat dipertanggungjawabkan. Bukan hanya sekadar mengajar, tetapi mereka harus memiliki pemahaman agama dan teknik membaca Al-Qur'an yang benar agar kualitas pendidikan di TPQ kita terus meningkat," ujar Baharuddin di hadapan para peserta.
Dalam pelaksanaannya, BMGQ Bengkong bekerja sama dengan pihak KUA Kecamatan Bengkong sebagai tim penguji. Para penguji yang terdiri dari pegawai dan penyuluh agama KUA bertindak secara objektif untuk menilai kelayakan setiap peserta. Sinergi antara BMGQ dan KUA ini dilakukan untuk menjaga transparansi dan integritas proses seleksi, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan riil para guru di lapangan.
Adapun materi ujian yang diujikan meliputi lima aspek utama yang menjadi standar minimal pengajar TPQ. Peserta wajib mengikuti tes Qiroah untuk kelancaran membaca, pemahaman ilmu Tajwid, serta praktik bacaan sholat. Selain itu, penguji juga memberikan tes hafalan doa-doa harian dan Tahsin Kitabah guna melihat kemampuan guru dalam menulis huruf hijaiyah dengan benar dan indah.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini diharapkan dapat tuntas dalam waktu dekat agar data peserta yang lolos bisa segera diserahkan ke bagian kesra Sekdako Pemko Batam. Dengan adanya uji kompetensi ini, diharapkan program insentif tahun 2026 dapat menjadi motivasi bagi para guru TPQ di Bengkong untuk terus memperdalam ilmu dan memperbaiki metode pengajaran mereka secara berkelanjutan. (Humas KUA Bengkong)