
Training Center STQH XI Provinsi Kepri Resmi Dibuka, Kota Batam Siap Pertahankan Gelar Juara Umum
Batam (Kemenag) — Pemerintah Kota Batam secara resmi membuka kegiatan Training Center (TC) bagi kafilah Kota Batam yang akan berlaga pada Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) XI tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2025. Kegiatan pembukaan dilaksanakan di Wisma Pusat Informasi Haji, Batam Center, Sabtu (14/6).
TC ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 14 hingga 18 Juni 2025, sebagai bentuk pemantapan persiapan sebelum para peserta diberangkatkan menuju arena STQH XI yang akan diselenggarakan pada 21-25 Juni 2025 di Kota Tanjungpinang, setelah sebelumnya Kabupaten Lingga menyatakan mundur sebagai tuan rumah.
Acara pembukaan dihadiri oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin, Asisten Ahli Pemko Batam Yusfa Hendri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Budi Dermawan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Mahlil, narasumber dari Pusat Umi Khusnul Khotimah, serta para pelatih dan pendamping kafilah.
Dalam laporan yang disampaikan Kabag Kesra Kota Batam, Mahlil, disebutkan bahwa Kota Batam secara konsisten berhasil meraih gelar juara umum selama empat tahun terakhir dalam ajang STQH tingkat Provinsi Kepri.
“Kita berharap tradisi ini terus berlanjut. Semoga langganan juara umum selalu bersama kita,” ujarnya optimistis.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam sambutannya memberikan semangat dan arahan kepada seluruh peserta, pelatih, dan pendamping agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti setiap proses TC.
“Melihat prestasi yang sudah kita raih, ini adalah momentum pemantapan. Persiapkan diri secara maksimal, perhatikan seluruh proses — mulai dari *training center*, proses keberangkatan, hingga pelaksanaan lomba. Berikan yang terbaik untuk Kota Batam,” tegas Amsakar.
Dalam TC ini, peserta yang mengikuti sebanyak 22 orang, didampingi oleh 2 pelatih nasional, 10 pelatih lokal, serta 4 orang pendamping. Kehadiran pelatih dan narasumber tingkat nasional menjadi bagian dari strategi Kota Batam dalam menjaga kualitas dan performa para peserta.
Secara terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Budi Dermawan, juga menyampaikan harapan besar terhadap kontingen Batam.
“Kami berharap, sebagaimana yang disampaikan Pak Wali Kota, agar tradisi juara umum tetap kita pertahankan. Ini adalah bentuk nyata keberhasilan pembinaan Al-Qur’an di Kota Batam,” ujarnya.
Kegiatan TC ini menjadi langkah awal penting bagi kafilah Kota Batam untuk kembali mencetak prestasi membanggakan, sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’andi tengah masyarakat.