
Sukacita Waisak 2570 BE Warnai Kebersamaan Keluarga Besar Buddhayana di Vihara Widya Dharma Batam
Batam (Kemenag) --- Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Supriyanto, S.Pd.B., M.Pd. beserta jajaran menghadiri Perayaan Waisak 2570 BE/2026 yang diselenggarakan di Vihara Widya Dharma Batam pada Minggu, 7 Juni 2026. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan sukacita, dihadiri oleh keluarga besar Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Kota Batam, pengurus yayasan, serta umat Buddha yang datang untuk bersama-sama memperingati Hari Raya Tri Suci Waisak.
Perayaan Waisak menjadi momentum penting bagi umat Buddha untuk mengenang tiga peristiwa agung dalam kehidupan Sang Buddha, yaitu kelahiran, Pencerahan Sempurna, dan Parinibbana. Dalam suasana yang penuh ketenangan dan kebersamaan, umat mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan sebagai bentuk penghormatan dan penghayatan terhadap nilai-nilai luhur ajaran Buddha.
Kehadiran Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan umat Buddha di Kota Batam. Momentum Waisak juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah, organisasi keagamaan, pengurus vihara, dan umat dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan rukun.
Sukacita Waisak terasa begitu hangat di tengah kebersamaan keluarga besar MBI Kota Batam. Para pengurus, tokoh umat, dan masyarakat Buddhis yang hadir tampak larut dalam suasana penuh persaudaraan. Kebersamaan yang terjalin mencerminkan semangat Buddhayana yang menjunjung tinggi nilai persatuan, toleransi, dan cinta kasih kepada sesama.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta diajak untuk terus mengamalkan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan sehari-hari. Semangat Waisak menjadi pengingat bagi umat Buddha untuk senantiasa mengembangkan kebajikan, meningkatkan kualitas moral, serta menumbuhkan kebijaksanaan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Melalui Perayaan Waisak 2570 BE/2026 di Vihara Widya Dharma Batam, diharapkan semangat kebersamaan dan persaudaraan antarumat Buddha semakin kuat. Nilai-nilai kedamaian, kasih sayang, dan keharmonisan yang terkandung dalam ajaran Buddha diharapkan dapat terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.