
Sinergi Penguatan Integritas: BP3KP Sumatera III Kunjungi Kemenag Kota Batam
Batam (Kemenag) – Kepala Subbag TU Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Resdin Efendi Pasaribu, menerima kunjungan dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera III pada Selasa, 25 November 2025 di ruang pertemuan Kantor Kemenag Kota Batam.
Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan Studi Tiru Penguatan Zona Integritas, sebagai upaya berbagi praktik baik (best practice) pelaksanaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang telah diraih oleh Kemenag Kota Batam.
Rombongan BP3KP Sumatera III dipimpin oleh Yenni Sofyan Mora, S.T., M.Si, Kepala Balai BP3KP Sumatera III, beserta jajaran pejabat yaitu:
Rita Hartati, S.E., M.M – Kepala Subbagian Umum dan Tata Usaha
Novia Herfiyanti Putri, S.PWK – Penata Kelola Bangunan dan Lingkungan
Rian Diko, S.T – PPK Rumah Khusus
Drs. H. Anton Purbongin, S.Sos – Pembina Utama Muda
Hendra Suryadi, S.T – PPK Penyaluran Rumah Ahli Pertama
Dari Kantor Kementerian Agama Kota Batam turut hadir sejumlah pejabat dan penyelenggara, yakni:
Made Karmawan – Penyelenggara Hindu
Esther Sri Liasna – Kasi Urakris
Franciscus – Penyelenggara Katolik
Supriyanto – Penyelenggara Buddha
Magdalena Silfia – Kasi Pakis
Dalam sambutannya, Resdin Efendi Pasaribu menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BP3KP Sumatera III menjadikan Kemenag Batam sebagai lokasi studi tiru. “Kami menyambut baik kunjungan ini. Kemenag Batam terus berkomitmen menjaga integritas dan kualitas layanan publik sehingga dapat menjadi contoh dalam implementasi Zona Integritas.” ucapnya.
Kepala Balai BP3KP Sumatera III, Yenni Sofyan Mora, menyampaikan bahwa kehadiran mereka adalah untuk mempelajari langkah konkret Kemenag Batam dalam meraih predikat WBK. “Kemenag Batam telah berhasil membangun budaya kerja yang bebas korupsi dan melayani dengan optimal. Kami berharap pengalaman ini dapat kami adopsi untuk meningkatkan kualitas layanan di BP3KP Sumatera III.” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Pakis, Magdalena Silfia, juga memberikan pandangannya mengenai pelaksanaan ZI di Kemenag Batam. “Pembangunan Zona Integritas bukan hanya soal dokumen, tetapi tentang bagaimana seluruh pegawai memiliki komitmen dan budaya kerja yang sama. Kami selalu menekankan kolaborasi dan konsistensi agar pelayanan kepada masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh diskusi mengenai strategi, inovasi layanan, tata kelola pengaduan, serta komitmen pimpinan dalam memperkuat lingkungan birokrasi yang bersih dan melayani.