
Suasana saat Curhat dan Foto Bersama usai Acara
Bengkong (Kemenag Batam) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkong, yang diwakili oleh Imam Khoiruddin, S.Pd.I., menghadiri agenda rutin "Jumat Curhat" yang digelar oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, SH., SIK., MH. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Mie Tarempa Golden Prawn ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi langsung dari masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Bengkong.
Acara ini dihadiri oleh jajaran stakeholder penting, mulai dari Sekcam Bengkong, Lurah se-Kecamatan Bengkong, hingga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Batam, Bapak Tarigan. Turut hadir pula Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra, perwakilan tokoh masyarakat (Tomas), perangkat RW/RT, serta Ketua Persatuan Nelayan Bengkong, Bapak Afrizal. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan sosial di tengah masyarakat.
Dalam sesi dialog, sejumlah keresahan warga disampaikan secara langsung kepada pihak kepolisian. Perwakilan Wakil RW mengungkapkan kekhawatiran masyarakat terkait maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga belakangan ini. Selain itu, Ibu Fitri selaku tokoh masyarakat juga menyoroti rendahnya standar keselamatan berkendara di kalangan remaja yang sering memicu kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
Menanggapi berbagai dinamika sosial tersebut, Imam Khoiruddin, S.Pd.I. dari KUA Bengkong menekankan pentingnya sinergi yang lebih erat antar instansi terkait. Beliau menyoroti fenomena anak sekolah yang sering nongkrong saat jam belajar, yang berpotensi memicu perilaku negatif. Menurutnya, masalah keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan hasil kolaborasi antara aspek religiusitas, pendidikan, dan pengawasan aparat pemerintah di lapangan.
Sebagai langkah konkret, Imam Khoiruddin mengusulkan sebuah program inovatif bertajuk "Jumat Silat" (Jumat Silaturahmi dan Sarasehan). Program ini direncanakan sebagai forum diskusi terbuka yang dilakukan selepas salat Jumat di masjid-masjid wilayah Bengkong secara bergantian sebulan sekali. Program ini nantinya akan melibatkan Pemerintah Kecamatan, Kepolisian, dan Kelurahan untuk duduk bersama warga guna menampung aspirasi dan memberikan solusi atas kendala yang dihadapi masyarakat secara langsung.
Kapolresta Barelang menyambut baik usulan serta masukan yang diberikan oleh perwakilan KUA dan warga lainnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara ulama, umaro (pemerintah), dan kepolisian semakin solid sehingga potensi gangguan keamanan dapat ditekan sejak dini. Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan patroli dan sosialisasi di titik-titik rawan demi mewujudkan Bengkong yang aman dan harmonis. (Humas KUA Bengkong)