BATAM (Kemenag) โ€“ Kepala Subbag Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Resdin Efendi Pasaribu, hadir sebagai narasumber dalam agenda penting yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kota Batam. Rabu,10 Juni 2026

Kegiatan yang bertajuk โ€œPertemuan Koordinasi Implementasi Jejaring Program Kesehatan Reproduksi dan Program Usia Sekolah Tahun 2026โ€ ini dilangsungkan di Meeting Room Mercury, Lantai 2, Hotel Planet Holiday Batam, Jalan Raja Ali H., Sungai Jodoh, Kota Batam. 

Acara yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini dibuka langsung oleh pihak Dinas Kesehatan Kota Batam. Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka pencapaian target RPJMN dan Renstra tahun 2025-2029 terkait indikator usia sekolah dan remaja, serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 6 Tahun 2024. 


Fokus Edukasi dan Penguatan Karakter di Madrasah

Bertindak sebagai narasumber pada sesi pukul 12.30 hingga 14.00 WIB , Resdin Efendi Pasaribu memaparkan materi krusial dengan tema "Koordinasi Pelaksanaan Kesehatan Reproduksi di Sekolah / Madrasah". Dalam paparannya,  ia menggarisbawahi untuk Bimbingan Remaja Usia Sekolah ( BRUS ) bahwa edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja adalah benteng penting dalam menghadapi tantangan zaman. 

"Edukasi mengenai kesehatan reproduksi bagi usia sekolah dan remaja di madrasah bukan lagi hal yang tabu, melainkan sebuah kebutuhan sosiologis dan medis. Kita harus memberikan pemahaman yang benar, ilmiah, dan bertanggung jawab kepada anak-anak kita agar mereka tidak mencari informasi yang keliru di luar sana," ujar Resdin saat menyampaikan materi mewakili Kepala Kantor.

Resdin juga menambahkan bahwa madrasah memiliki tanggung jawab besar untuk menyelaraskan aspek kesehatan fisik dengan pembinaan moral spiritual siswa yang kedepan nya sangat  di butuhkan juga bimbingan bagi calon pengantin/ bimbingan perkawainan.

"Melalui koordinasi yang kuat dan jejaring yang terintegrasi antara Puskesmas, Dinas Kesehatan, serta pihak madrasah dan sekolah, kita dapat mendeteksi dini sekaligus membentengi generasi muda Batam dari berbagai risiko kesehatan, pernikahan dini, dan masalah sosial lainnya. Kemenag Batam siap mengawal komitmen dan implementasi program ini di lapangan," tegasnya.


Sinergi Lintas Sektor Demi Generasi Batam Emas

Kegiatan strategis ini turut menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau yang membahas kebijakan evaluasi program remaja, serta Dinas Pendidikan Kota Batam yang mengupas skrining kesehatan sekolah. 

Dengan adanya sinergi yang kuat antara Kemenag Batam, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan seluruh stakeholder terkait , diharapkan implementasi pelayanan kesehatan usia pendidikan dasar di Kota Batam dapat berjalan optimal sesuai standar nasional yang telah ditetapkan.