
Suasana saat Halaqoh
Bengkong (Kemenag Batam) ---Persatuan Muballigh Batam (PMB) Kecamatan Bengkong sukses menyelenggarakan agenda rutin Halaqah Bulanan pada Selasa, 23 Desember 2025. Bertempat di Masjid Al Mubarokah, Bengkong Kartini. kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua PMB Kecamatan Bengkong, Imam Khoiruddin, S.Pd.I., yang juga merupakan pegawai KUA Bengkong. Acara ini dihadiri oleh sekitar 50 anggota PMB beserta jajaran pengurus, serta didampingi oleh 30 jamaah masjid setempat yang antusias mengikuti jalannya kajian.
Dalam sambutannya, Ketua PMB Kecamatan Bengkong menekankan pentingnya kedisiplinan dan keaktifan seluruh anggota dalam menjalankan program kerja yang telah disepakati bersama. Ia menegaskan bahwa setiap muballigh harus bertanggung jawab penuh terhadap tugas khutbah yang diberikan serta rutin menghadiri halaqah sebagai sarana evaluasi diri. Menurutnya, pertemuan bulanan seperti ini sangat krusial untuk memperbarui wawasan keorganisasian dan menjaga soliditas antaranggota di wilayah Bengkong.
Puncak acara diisi dengan penyampaian materi oleh Ketua Umum PMB Kota Batam, H. Resdin Efendi Pasaribu, M.Pd.I., yang mengusung tema "Istiqomah Berdakwah dengan Hikmah". Dalam tausiyahnya, beliau menjelaskan bahwa dakwah bil hikmah berarti para muballigh harus bijaksana serta peka terhadap situasi, tempat, dan waktu saat menyampaikan pesan kebenaran. Ketajaman intuisi seorang pendakwah dalam membaca kondisi jamaah menjadi kunci agar pesan agama dapat diterima dengan baik tanpa menimbulkan kejenuhan.
Lebih lanjut, H. Resdin memberikan contoh konkret mengenai durasi khutbah Jumat. Beliau menyarankan agar khutbah disampaikan secara jelas, tegas, dan lugas dengan durasi ideal sekitar 7 menit, atau maksimal 10 menit. Beliau membedakan antara peran muballigh yang bertugas menyampaikan pesan dengan singkat-padat, dan dai yang bertugas mengajak dengan keteladanan. PMB diharapkan bijak menyikapi realitas lapangan dan tidak memaksakan sesuatu di luar kemampuan jamaah maupun diri sendiri.
Suasana khidmat menyelimuti penutupan acara saat doa dipimpin oleh mantan Ketua Umum, H. Dr. Suyono, M.Ag. Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri karena jarang sekali mengambil peran memimpin doa di berbagai kesempatan sebelumnya. Namun, pada momen tersebut, beliau memimpin doa dengan sangat luwes dan penuh ketenangan, sehingga seluruh hadirin tampak larut dalam kekhusyukan saat mengaminkan setiap bait doa yang dipanjatkan.
Setelah rangkaian acara formal berakhir, kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah yang hangat di halaman masjid. Seluruh peserta menikmati hidangan bakso bersama yang merupakan traktir khusus dari salah satu pengurus masjid, Pak Haji Najemuddin. Momen makan bersama ini menjadi ajang penguat silaturahmi antara para muballigh dan pengurus masjid Al Mubarokah sebelum kembali menjalankan tugas dakwah di tengah masyarakat. (Humas KUA Bengkong)