
Suasana saat Acara Tadarrusan, Sahur bersama dan Ceramah Agama
Bengkong (Kemenag Batam) – Persatuan Muballigh Batam (PMB) Kecamatan Bengkong sukses menyelenggarakan program khusus Ramadhan bertajuk "Sabar" (Sahur Bareng) edisi ke-3 pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al Anshor, Bengkong Jaya ini diikuti oleh sekitar 35 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus PMB Bengkong, anggota, serta imam Masjid Al Anshor. Kehadiran Sekretaris Camat (Sekcam) Bengkong, Bapak H. Ilyas, menambah khidmat suasana silaturahmi di penghujung sepertiga malam tersebut.
Kegiatan dimulai tepat pukul 02.00 WIB di bawah panduan langsung Ketua PMB Bengkong, Ustadz Imam Choirudin. Sebagai pembuka, seluruh peserta melaksanakan Khatmil Qur'an 30 juz secara kolektif, di mana setiap peserta bertanggung jawab menyelesaikan satu juz. Agenda kemudian berlanjut pada pukul 03.00 WIB dengan pelaksanaan Qiyamul Lail yang meliputi shalat Tahajud, shalat Hajat, dan shalat Tasbih secara berjamaah, menciptakan atmosfer spiritual yang kental sebelum memasuki waktu sahur.
Dalam sambutannya, Ketua PMB Bengkong, Ustadz Imam Choirudin, yang juga merupakan pegawai KUA Bengkong, memberikan motivasi tinggi kepada para anggotanya. Ia mengajak seluruh muballigh untuk tetap semangat dan konsisten mengikuti program khusus ini sebagai sarana penguatan mental dan spiritual. Program "Sabar" ini dinilai bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan wadah untuk mempererat ukhuwah antar-dai di wilayah Bengkong di tengah kesibukan jadwal dakwah selama bulan suci.
Apresiasi juga datang dari mantan Ketua Umum PMB, Dr. Suyono, M.Ag., yang turut hadir dalam kesempatan tersebut. Ia menyatakan dukungan penuh atas inisiatif PMB Bengkong yang dianggap visioner dan unik. Menurutnya, program khusus Ramadhan dengan pola intensif seperti ini sangat penting dilakukan dan sejauh ini belum ditemukan di pengurus PMB kecamatan lain selain Bengkong. Keunggulan program ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi organisasi dakwah lainnya di Kota Batam.
Setelah santap sahur dan shalat Subuh berjamaah, acara dilanjutkan dengan Kuliah Subuh yang disampaikan oleh KH. Luqman Hakim, M.Pd., seorang ASN dari Kantor Kemenag Kota Batam. Beliau memaparkan materi penting mengenai kualifikasi seseorang agar layak menjadi muballigh, yang dirangkum dalam empat pilar utama: Kafa’ah (kecakapan), Himmah (semangat baja), Balaghoh (kemampuan komunikasi yang lugas), dan Syaja’ah (keberanian menyampaikan kebenaran).
Menutup tausiyahnya, KH. Luqman Hakim memberikan penekanan keras agar para muballigh jangan pernah berhenti belajar dan wajib selalu memperbarui (update) ilmu pengetahuan. Ia memperingatkan dengan tegas agar seorang pendakwah tidak sekali-kali berani berfatwa tanpa dasar ilmu yang kuat. Dengan berakhirnya kuliah subuh tersebut, program Sabar ke-3 ini ditutup dengan doa bersama, membawa harapan baru bagi peningkatan kualitas dakwah di Kecamatan Bengkong. (Humas KUA Bengkong)