Penyuluh Agama Islam Lamsar, S.HI Sampaikan Makna dan Filosofi “Tepuk Sakinah” kepada Peserta Bimwin

Bimbingan pengantin KUA bt ampar terkait tepuk sakinah

Batam, 14 Oktober 2025 — Dalam rangka kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin di wilayah KUA Kecamatan Batu Ampar, penyuluh agama Islam Lamsar, S.HI memberikan penjelasan menarik dan penuh makna tentang “Tepuk Sakinah”, sebuah metode edukatif yang digunakan untuk menanamkan nilai-nilai keluarga sakinah kepada pasangan calon suami istri.

Kegiatan berlangsung di aula KUA Batu Ampar dengan suasana hangat dan penuh antusiasme. Hadir pula penyuluh dan pembimbing Bimwin lainnya, di antaranya serta sejumlah peserta calon pengantin. Latar pelaminan adat Melayu menjadi simbol keharmonisan budaya dan agama dalam membangun rumah tangga.

Dalam penjelasannya, Lamsar, S.HI menguraikan bahwa “Tepuk Sakinah” bukan sekadar gerakan ritmis yang diikuti dengan tepukan tangan, tetapi memiliki makna yang dalam untuk membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Ia menjelaskan maknanya sebagai berikut:

Tepuk Sakinah mengajarkan kepada calon pasangan agar mampu menghadirkan suasana rumah tangga yang penuh cinta kasih, saling menghormati, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Sakinah artinya ketenangan, Mawaddah adalah cinta kasih, dan Rahmah berarti kasih sayang. Tiga nilai inilah yang harus menjadi fondasi utama dalam kehidupan rumah tangga.”

Selain penjelasan makna, peserta juga diajak melakukan gerakan tepuk sakinah bersama dengan iringan yel-yel edukatif yang mengandung pesan moral seperti pentingnya saling menghargai, komunikasi, tanggung jawab, dan keteladanan dalam keluarga.

Aktivitas ini menciptakan suasana interaktif dan menyenangkan, sehingga peserta lebih mudah memahami dan mengingat pesan yang disampaikan.

Kepala KUA Batu Ampar, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada penyuluh agama Islam yang telah mengemas materi bimbingan dengan cara yang menarik dan relevan bagi calon pengantin muda.

“Metode seperti Tepuk Sakinah ini efektif untuk menanamkan nilai-nilai keluarga Islami secara ringan namun bermakna. Harapannya, pasangan yang mengikuti Bimwin dapat mengamalkannya dalam kehidupan rumah tangga mereka kelak,” ungkapnya.

Kegiatan Bimwin ini diakhiri dengan doa bersama, foto bersama para peserta dan pembimbing, serta harapan agar seluruh calon pengantin mampu membangun keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, menjadi keluarga yang kuat secara iman, emosional, dan sosial

Penulis: Tim KUA Batu Ampar

LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI