Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Batam Berikan Bimbingan ke Warga Binaan Lapas Kelas IIA Batam

Penyuluhan agama Islam di Lapas kelas II A Batam

Batam (Kemenag) – Puluhan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam mengikuti bimbingan penyuluhan agama Islam yang diselenggarakan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Senin (11/5). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Attaubah lapas tersebut berjalan khidmat dan penuh antusias dari para peserta.

Materi pertama disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam, Subur, S.Sos,M.Pd. Dalam bimbingannya, ia mengangkat tema tentang empat hal yang akan dipertanggungjawabkan setiap manusia di hari kiamat.

"Setiap insan kelak akan ditanya empat perkara: umurnya dihabiskan untuk apa, jasadnya digunakan untuk apa, ilmunya diamalkan untuk apa, serta hartanya dari mana didapatkan dan ke mana dibelanjakan," tegas Subur di hadapan warga binaan.

Ia mengingatkan bahwa masa muda, kesehatan, ilmu, dan harta adalah nikmat yang harus disyukuri dan digunakan di jalan yang diridhai Allah SWT. "Jangan sampai nikmat ini justru menjadi beban pertanggungjawaban yang memberatkan di akhirat nanti," imbuhnya.

Materi kedua disampaikan oleh rekan sesama penyuluh, Muhammad Ali Akbar Pohan, S.Sos. Ia mengupas tuntas mengenai tiga hal yang mengiringi seseorang ketika meninggal dunia, yakni harta, keluarga, dan amalnya.

"Ketika manusia mati, yang mengiringinya adalah harta, keluarga, dan amalnya. Namun yang kekal dan kembali bersamanya hanyalah amalnya. Harta dan keluarga hanya sampai di liang kubur," jelas Akbar Pohan dengan tegas.

Ia menambahkan bahwa dari sekian hal yang ditinggalkan, ilmu yang bermanfaat serta amal saleh menjadi bekal paling abadi. "Maka perbanyaklah ilmu dan amal, karena itulah yang akan menolong kita di alam kekekalan," pesannya.

Kepala Lapas Kelas IIA Batam melalui petugas pembinaan menyampaikan apresiasi atas kegiatan rutin yang dilakukan Kemenag Kota Batam. "Kami sangat terbantu dengan adanya bimbingan penyuluhan ini. Warga binaan tidak hanya mendapatkan ketenangan batin, tetapi juga pemahaman agama yang lebih mendalam untuk bekal mereka setelah bebas nanti," ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Warga binaan tampak antusias mengajukan pertanyaan terkait materi pertanggungjawaban amal di akhirat serta bagaimana mempersiapkan bekal kematian yang hakiki. Sbr (Humas KUA Bulang)

LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI