
Pembukaan Safari Maulid MT. SYIFAUL QULUB 1447 H. Ajak Jamaah Renungkan Hakikat Sujud
Batam (Ahad, 24 Agustus 2025) โ Majelis Taklim Syifaul Qulub (MT. Syifaul Qulub) kota Batam secara resmi membuka gelaran Safari Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Acara yang berlangsung meriah di MARKAZ Majelis, Perumahan Sarmen raya Blok M NO 10 kecamatan Bengkong ini, dihadiri oleh ratusan jamaah dari berbagai wilayah. Pembukaan safari maulid ini menjadi momen penting bagi jamaah untuk memperkuat keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Acara ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan maulid yang akan digelar sepanjang bulan Rabiul Awal di beberapa lokasi.
Puncak acara ini diisi dengan ceramah inspiratif dari Guru Pembimbing MT. Syifaul Qulub, KH. Luqman Hakim, M.Pd. yang juga ASN P3K Kemenag kota Batam. Beliau mengajak jamaah untuk mendalami makna sujud. Dalam ceramahnya, KH. Luqman Hakim menekankan bahwa sujud bukan hanya sekadar gerakan fisik dalam shalat, melainkan wujud kepasrahan dan pengakuan atas kebesaran Allah SWT. Beliau juga menjelaskan bahwa sujud yang benar akan membawa ketenangan batin dan menguatkan hubungan spiritual antara hamba dan Penciptanya.
Pengurus MT. Syifaul Qulub menyambut baik antusiasme jamaah dalam mengikuti acara ini. Menurut Bapak Jack F. Santoso, salah satu
pengurus majelis, safari maulid ini merupakan agenda tahunan yang sangat dinantikan. โKami berharap melalui kegiatan ini, kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW semakin bertambah. Khususnya, dengan tema sujud yang disampaikan oleh KH. Luqman Hakim, kami ingin jamaah bisa merasakan makna ibadah yang lebih dalam,โ ujar Bapak Jack. Dia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi yang erat bagi seluruh jamaah.
Antusiasme juga datang dari para jamaah yang hadir. Ibu Yeni Fitri, salah satu jamaah senior, mengaku terkesan dengan ceramah yang disampaikan. โCeramah Kiai Luqman Hakim sangat menyentuh hati. Saya jadi sadar bahwa selama ini sujud saya mungkin masih kurang khusyuk. Beliau mengingatkan kami untuk menjadikan sujud sebagai sarana bertaubat dan mengadu kepada Allah,โ ungkapnya. Senada dengan itu, Yues Agus Setiawan, seorang jamaah muda, juga merasa mendapatkan pencerahan baru. โSujud itu ternyata bukan cuma di shalat. Maknanya jauh lebih luas,โ katanya.
Pembukaan safari maulid ini menjadi awal yang baik untuk rangkaian acara ke depan. Diharapkan, safari maulid MT. Syifaul Qulub 1447 H. dapat memberikan manfaat besar, mempererat tali persaudaraan, serta meningkatkan kualitas ibadah seluruh jamaah. Kegiatan ini juga menjadi pengingat penting bagi umat Muslim untuk terus meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. (Humas KUA Bengkong)