
Mimbar Agama Hindu Kembali Mengudara di RRI Pro 1 Batam, Kupas Strategi Menaklukkan "Sad Ripu"
BATAM (Kemenag) – Program siaran keagamaan "Mimbar Agama Hindu" kembali hadir menyapa umat dan masyarakat Kota Batam. Disiarkan langsung dari Studio RRI Pro 1 Batam pada Selasa malam, 19 Mei 2026, dialog interaktif ini berjalan dengan penuh khidmat dan kedamaian.
Selain melalui frekuensi radio, siaran berdurasi 30 menit ini juga diakses secara luas oleh masyarakat karena disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube resmi RRI Pro 1 Batam.
Siaran keagamaan tersebut dipandu secara apik oleh Lilik Widyawati sebagai host, yang merupakan Penyuluh Agama Hindu fungsional pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam. Untuk mengupas tuntas topik bahasan, penyelenggara menghadirkan narasumber Katmiartik, seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang juga bertugas di lingkungan Kantor Kemenag Kota Batam.
Mengendalikan Diri, Menaklukkan Musuh Terbesar
Pada kesempatan malam tersebut, Katmiartik membawakan materi yang sangat mendalam bertajuk "Mengendalikan Diri, Menaklukkan Musuh Terbesar (Belajar dari Sad Ripu)". Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa menurut teologi Hindu yang bersumber dari kitab Sutasoma, musuh sejati manusia sebenarnya tidak berada di luar, melainkan bersumber dan bersarang di dalam tubuh sendiri.
"Sad Ripu adalah enam jenis musuh di dalam diri manusia yang berbentuk sifat-sifat negatif. Keenam sifat ini seringkali menggelapkan akal sehat dan menghancurkan kedamaian spiritual," jelas Katmiartik.
Secara rinci, narasumber mengurai bagian-bagian Sad Ripu yang terdiri dari:
• Kama: Keinginan atau nafsu yang tidak terkendali.
• Lobha: Sifat serakah, tamak, dan tidak pernah bersyukur.
• Krodha: Kemarahan yang dapat membakar kesadaran.
• Moha: Kebingungan atau kegelapan pikiran yang membuat manusia sulit membedakan dharma (baik) dan adharma (buruk).
• Mada: Keangkuhan atau kemabukan atas kekuasaan, kekayaan, maupun rupa.
• Matsarya: Sifat iri hati atau dengki melihat kebahagiaan orang lain.
Tiga Langkah Praktis Menaklukkan Sad Ripu
Lebih lanjut, Katmiartik menegaskan bahwa ajaran Hindu tidak memerintahkan untuk memusnahkan Sad Ripu secara total, melainkan mengendalikannya agar berubah menjadi energi positif yang membangun.
Sebagai solusi nyata dalam kehidupan sehari-hari, sastra suci Hindu memberikan tiga langkah praktis untuk menaklukkannya:
1. Mengasah Wiweka (Kemampuan Memilah): Menghidupkan kemampuan berpikir jernih untuk memilah hal baik dan buruk sebelum bertindak, sebagaimana diajarkan dalam Kitab Sarasamuccaya Sloka 4.
2. Mempraktikkan Tapa dan Brata: Melatih disiplin dan ketenangan diri melalui mulat sarira (introspeksi) serta membatasi diri dari hal-hal yang memicu emosi negatif.
3. Menumbuhkan Cinta Kasih (Tat Twam Asi): Memandang orang lain sebagai bagian dari diri sendiri guna meredam ego dan mengalahkan sifat iri hati (Matsarya).
"Orang yang paling kuat bukanlah orang yang mampu meruntuhkan gunung, melainkan orang yang mampu menguasai dirinya sendiri ketika sedang diselimuti amarah dan keangkuhan," pesan Katmiartik di akhir materinya.
Program Mimbar Agama Hindu di RRI Pro 1 Batam ini merupakan wujud nyata komitmen pembinaan umat yang konsisten dilakukan oleh Kantor Kemenag Kota Batam. Melalui sinergi media radio dan platform digital YouTube, diharapkan edukasi moral, pesan-pesan suci keagamaan, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara luas tanpa sekat geografis.