Batam (Kemenag) --- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkong kembali menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan pasangan menuju bahtera rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Pada Selasa, 12 Agustus 2025, KUA Bengkong menggelar sesi bimbingan pernikahan bagi empat pasang calon pengantin. Kegiatan yang berlangsung di Balai Nikah kantor ini merupakan bagian dari program rutin KUA untuk membekali calon suami istri dengan pengetahuan dan keterampilan yang esensial dalam membangun keluarga harmonis. Materi yang disampaikan mencakup hak dan kewajiban suami istri, manajemen konflik, serta peran agama dalam kehidupan pernikahan.

Salah satu Team Pembimbing KUA Bengkong, H. Luqman Hakim, M.Pd. yang juga ASN P3K Kemenag Batam, dalam sambutannya menekankan pentingnya komunikasi terbuka dan saling menghargai sebagai kunci utama kebahagiaan dalam rumah tangga. Ia juga menyoroti tantangan-tantangan modern yang sering dihadapi pasangan, seperti masalah finansial dan pengaruh media sosial. "Pernikahan bukan hanya soal cinta, tapi juga komitmen, tanggung jawab, dan kesiapan mental. Melalui bimbingan ini, kami berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara fisik, tapi juga mental dan spiritual untuk menghadapi segala dinamika kehidupan berumah tangga," ujar Bapak Luqman.

Sementara itu, pembimbing lainnya, Bapak Ustad H. Badroni, S.Pd.I yang juga pegawai KUA Bengkong, memberikan nasihat mendalam yang menyentuh hati para peserta. Beliau menyoroti pentingnya peran suami sebagai pemimpin yang adil dan penyayang, serta istri sebagai pendamping yang taat dan setia. Ustad Badroni juga menekankan pentingnya menjaga ibadah, terutama salat berjamaah di rumah, sebagai fondasi spiritual yang akan menguatkan ikatan keluarga. "Rumah tangga yang diberkahi adalah yang selalu melibatkan Allah dalam setiap langkahnya. Jadikan Al-Quran dan Sunnah sebagai pedoman utama dalam menjalani bahtera rumah tangga," pesannya dengan penuh hikmat.

Para peserta bimbingan menunjukkan antusiasme yang tinggi selama sesi berlangsung. Salah satu calon pengantin wanita, Nova (26), mengungkapkan rasa syukurnya atas bimbingan yang diberikan. "Banyak hal baru yang kami dapatkan, terutama tentang cara mengelola perbedaan pendapat dengan pasangan. Selama ini kami pikir cukup dengan saling sayang, tapi ternyata ada ilmu-ilmu lain yang sangat penting," katanya. Senada dengan Nova, calon pengantin pria, Muhajir (25), juga memberikan tanggapan positif. "Nasihat dari Bapak Pembimbing dan Ustaz sangat membuka wawasan kami. Kami jadi lebih mantap dan percaya diri untuk melangkah ke jenjang pernikahan setelah mendapatkan bekal ini," imbuhnya.

Dengan selesainya bimbingan ini, diharapkan keempat pasang calon pengantin memiliki bekal yang cukup untuk mengarungi bahtera rumah tangga. Program bimbingan pernikahan ini menjadi bukti nyata komitmen KUA Bengkong dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan berkualitas, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada pembangunan masyarakat secara keseluruhan. KUA Bengkong berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program edukatif serupa demi mewujudkan generasi penerus yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai agama. *(Humas KUA Bengkong)*