
dokumentasi Kunjungan Itjen Kemenag RI
Batam (Kemenag) – Pada 22
Desember 2025, MTsN 1 Batam menerima kunjungan Inspektorat Jenderal
(Itjen) Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup
Sehat (GERMAS) di lingkungan MTsN 1 Batam. Kegiatan ini
bertujuan untuk memastikan implementasi GERMAS berjalan secara optimal serta
mendukung terwujudnya lingkungan madrasah yang sehat, bersih, dan produktif.
Dalam kunjungan tersebut, pihak Itjen Kemenag RI melaksanakan sosialisasi
GERMAS kepada warga MTsN 1 Batam sebagai bentuk penguatan pemahaman dan
komitmen bersama terhadap pentingnya budaya hidup sehat di lingkungan madrasah.
Sosialisasi ini menekankan bahwa GERMAS harus diterapkan secara berkelanjutan
dan melibatkan seluruh unsur madrasah, mulai dari peserta didik, pendidik,
hingga tenaga kependidikan.
Selain sosialisasi, tim Itjen Kemenag RI juga
berkeliling meninjau berbagai fasilitas penunjang GERMAS di MTsN 1 Batam, di
antaranya ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), toilet peserta didik, kantin
madrasah, serta beberapa fasilitas lainnya yang mendukung penerapan pola hidup
bersih dan sehat. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan
prasarana dalam mendukung pelaksanaan GERMAS secara optimal.
Itjen Kemenag RI mengapresiasi kondisi
fasilitas yang tersedia, khususnya dari aspek kebersihan, kerapian, dan
pemeliharaan lingkungan. Apresiasi juga diberikan atas komitmen MTsN 1 Batam
dalam menjaga kebersihan toilet, pengelolaan kantin sehat, serta optimalisasi
fungsi UKS sebagai pusat layanan kesehatan dasar bagi peserta didik. Pihak
Itjen menyatakan dukungannya terhadap peningkatan dan pengembangan kegiatan
GERMAS agar semakin berdampak positif bagi seluruh warga madrasah.
Pelaksanaan GERMAS di MTsN 1 Batam difokuskan
pada beberapa pilar utama, di antaranya aktivitas fisik melalui senam dan
olahraga rutin, optimalisasi pembelajaran pendidikan jasmani, serta pemanfaatan
waktu istirahat untuk kegiatan peregangan. Selain itu, MTsN 1 Batam juga
mendorong konsumsi gizi seimbang melalui pengawasan kantin sehat, kampanye
membawa bekal sehat dari rumah, dan edukasi pentingnya sarapan sebelum
berangkat ke madrasah.
Aspek pemeriksaan kesehatan berkala turut
menjadi perhatian, seperti pemantauan tinggi dan berat badan peserta didik,
pemeriksaan kebersihan diri, serta skrining kesehatan mata dan pendengaran yang
bekerja sama dengan Puskesmas setempat. Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
(PHBS) juga terus dibudayakan melalui kebiasaan cuci tangan pakai sabun,
pengelolaan sampah yang baik, serta menjaga kebersihan toilet dan lingkungan
kelas di MTsN 1 Batam.
Pihak MTsN 1 Batam menyampaikan bahwa
implementasi GERMAS secara konsisten memberikan manfaat nyata bagi peserta
didik, antara lain meningkatkan konsentrasi belajar, menurunkan angka
ketidakhadiran karena sakit, serta membentuk karakter disiplin dan tanggung
jawab terhadap kesehatan sejak dini.
Melalui kunjungan dan dukungan Itjen Kemenag
RI ini, diharapkan MTsN 1 Batam dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan
GERMAS dan menjadi contoh madrasah yang berhasil menerapkan budaya hidup sehat
secara berkelanjutan demi terwujudnya lingkungan pendidikan yang sehat, bersih,
dan berkualitas.