Sekupang (Kemenag Batam) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sekupang kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin pada Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 19 pasang calon pengantin sebagai bagian dari upaya Kementerian Agama dalam mempersiapkan keluarga yang harmonis, berkualitas, dan berketahanan dalam menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga.

Materi pertama disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Sekupang, Bima Sakti, yang mengulas aspek psikologi keluarga dan berbagai problematika rumah tangga. Dalam paparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya kesiapan mental dan emosional dalam membangun keluarga, kemampuan menyelesaikan konflik secara bijaksana, serta upaya menjaga keharmonisan hubungan suami istri di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Selanjutnya, materi keluarga sakinah disampaikan oleh Rizkhan Frianda. Pada sesi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai asas-asas pernikahan dalam Islam, pentingnya memurnikan tujuan pernikahan semata-mata sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT, serta menanamkan kesadaran akan tanggung jawab masing-masing pasangan setelah menikah. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai komunikasi yang efektif antara suami dan istri serta bimbingan teknis pelaksanaan ijab qabul sebagai bagian penting dari prosesi akad nikah.


Materi kesehatan reproduksi disampaikan oleh tim dari Puskesmas Sekupang yang memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi, pencegahan stunting, serta berbagai aspek kesehatan keluarga lainnya. Selama kegiatan berlangsung, setiap pasangan calon pengantin secara bergantian dipanggil ke ruang Kepala KUA Sekupang, Hamdanis, untuk menjalani pemeriksaan dan verifikasi berkas pernikahan, meliputi aspek perwalian, jadwal pelaksanaan akad nikah, lokasi pernikahan, serta kelengkapan administrasi lainnya. Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama berharap seluruh calon pengantin memiliki kesiapan yang matang, baik dari aspek keagamaan, psikologis, kesehatan, maupun administrasi, sehingga mampu mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.