
KUA Bengkong Gelar Bimwin Catin yang Inspiratif dan Kolaboratif, Gaet Perhatian 8 Pasang Catin Milenial
BATAM, (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkong, di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kota Batam, kembali menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan generasi keluarga sakinah melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Calon Pengantin yang digelar rutin pada Kamis, 3 Juli 2025.
Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini menghadirkan pemateri internal, Bapak H. Muhammad Syahnan, S.Pd.I, yang juga menjabat sebagai Staf Penata Layanan Operasional KUA Bengkong. Dengan gaya penyampaian yang lugas dan menyentuh realita kehidupan rumah tangga, beliau memaparkan materi seputar fondasi pernikahan, peran suami-istri, hingga cara membangun komunikasi yang sehat dan harmonis dalam keluarga.
Menariknya, Bimwin kali ini tidak hanya berbicara dari sisi agama dan psikologi keluarga, tetapi juga menggandeng pihak Puskesmas Sei-Panas sebagai bentuk sinergi antar lembaga. Tim kesehatan dari Puskesmas memberikan penyuluhan terkait Kesiapan Kesehatan Calon Pengantin, mulai dari pentingnya pemeriksaan kesehatan pranikah, edukasi reproduksi sehat, hingga upaya pencegahan stunting sejak dini.
“Pernikahan bukan hanya menyatukan dua hati, tapi juga dua tubuh dan dua keluarga. Maka kesiapan fisik dan psikis calon pengantin sangat penting untuk membangun keluarga yang berkualitas,” ujar salah satu narasumber dari Puskesmas Sei-Panas.
Para peserta, yang didominasi pasangan muda, terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Beberapa di antaranya bahkan menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru yang sebelumnya belum mereka ketahui, terutama soal kesiapan mental dan medis menjelang kehidupan berumah tangga.
Kepala KUA Bengkong menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menekan angka perceraian dan membangun keluarga harmonis yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kesehatan.
Dengan konsep yang interaktif, informatif, dan kolaboratif, Bimwin Catin KUA Bengkong semakin menjadi magnet bagi para calon pengantin yang ingin memulai rumah tangga dengan persiapan matang. Kegiatan ini membuktikan bahwa KUA tidak hanya tempat akad nikah, tetapi juga pusat pembinaan keluarga yang berkelanjutan. (Humas Gesit)