
Khidmat dan Penuh Makna, Waisak 2570 BE Dirayakan di Lapas Perempuan Kelas IIB Batam
Batam (Kemenag) --- Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Supriyanto, S.Pd.B., M.Pd. beserta jajaran menghadiri Perayaan Waisak 2570 BE/2026 yang diselenggarakan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Batam pada Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh pengurus Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan beragama Buddha.
Perayaan Waisak berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini menjadi sarana bagi warga binaan untuk memperdalam nilai-nilai ajaran Buddha sekaligus memperingati tiga peristiwa agung dalam kehidupan Buddha, yaitu kelahiran, Pencerahan Sempurna, dan Parinibbana Sang Buddha. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan penuh penghormatan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Batam, Nur Mustafidah, hadir secara langsung dan memberikan arahan kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual warga binaan. Beliau juga mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan momentum Waisak sebagai sarana meningkatkan kualitas diri, kedisiplinan, serta semangat menjalani kehidupan yang lebih baik.
Prosesi Perayaan Waisak dipimpin langsung oleh Candy Mudita selaku Ketua MBI Kepulauan Riau. Dalam pembabaran Dhamma yang disampaikan, beliau mengajak seluruh peserta untuk meneladani nilai-nilai kebijaksanaan, cinta kasih, dan pengendalian diri sebagaimana diajarkan oleh Sang Buddha. Pesan-pesan Dhamma tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih bijaksana dan penuh kesadaran.
Kehadiran Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam bersama MBI Kepulauan Riau dan Kota Batam menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan lembaga pemasyarakatan dalam mendukung pembinaan keagamaan umat Buddha. Melalui kerja sama yang harmonis tersebut, kegiatan keagamaan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
Perayaan Waisak 2570 BE/2026 di Lapas Perempuan Kelas IIB Batam diharapkan mampu memperkuat keyakinan, meningkatkan moralitas, serta menumbuhkan semangat perubahan positif bagi seluruh warga binaan. Semangat Waisak yang mengedepankan kedamaian, kasih sayang, dan kebijaksanaan menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus menebarkan kebaikan demi terwujudnya kehidupan yang harmonis dan sejahtera.