Kemenag Kota Batam Gelar Pesantren Ramadhan di Lapas Kelas II Batam: Perkuat Pemahaman Agama bagi Warga Binaan

Kemenag Kota Batam Gelar Pesantren Romadhon di Lapas Kelas II Batam: Perkuat Pemahaman Agama bagi Warga Binaan

BATAM  (Kemenag) – Memanfaatkan momentum bulan suci, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam menyelenggarakan program Pesantren Ramadhan yang bertempat di Lapas Kelas II A Kota Batam. Kegiatan yang sarat akan nilai spiritual ini berlangsung selama dua pekan, mulai dari hari Senin, 2 Maret hingga Jumat, 13 Maret 2026.

Program ini merupakan bentuk kolaborasi berkelanjutan antara Kemenag Kota Batam dan pihak Lapas Kelas II Batam untuk memberikan pembekalan keagamaan yang mendalam bagi para warga binaan.

Dalam program Pesantren Ramadhan ini, para warga binaan mendapatkan bimbingan intensif dari para penyuluh agama Islam profesional. Fokus materi yang diberikan meliputi:

• Fiqh Ibadah: Disampaikan oleh Nazahati Kosim. Materi ini difokuskan pada pembenahan tata cara ibadah sehari-hari, mulai dari Thohara (tata cara bersuci) hingga tata cara sholat yang sesuai dengan syariat.

• Aqidah Islam: Disampaikan oleh H. Bima Sakti, S.Ag. Materi ini menekankan pada penguatan Tauhid, sebagai fondasi utama dalam beragama agar warga binaan memiliki pegangan iman yang kokoh.

Menanggapi pentingnya materi tersebut, kedua tenaga pengajar menyampaikan pesan mendalam bagi para peserta.

Nazahati Kosim menekankan pentingnya mensucikan diri:

"Program ini bukan sekadar mengejar materi, tetapi momentum untuk menyucikan diri. Sebagaimana kita belajar Thohara sebelum sholat—membersihkan diri dari hadas—saya berharap warga binaan juga mampu membersihkan niat dan menata hati untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya."

Sementara itu, H. Bima Sakti, S.Ag menyoroti peran Tauhid sebagai pelabuhan ketenangan:

"Tauhid adalah pondasi dari segala ibadah. Dengan menanamkan keyakinan yang kuat kepada Allah SWT, warga binaan akan memiliki pelabuhan hati yang damai. Saya ingin mereka menyadari bahwa Allah selalu dekat bagi hamba-Nya yang ingin bertobat, dan masa di sini bisa menjadi titik balik untuk meraih ketenangan batin yang sejati."

Melalui metode penyampaian yang terstruktur dan aplikatif, para penyuluh berharap warga binaan tidak hanya sekadar memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Kemenag Kota Batam dalam memastikan bahwa pembinaan mental spiritual tetap menjadi prioritas bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.


LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI