Sekupang (Inmas Batam) - Panitia pelaksana HAB Kemenag ke 73 Kantor Kementerian Agama Kota Batam komitmen dan optimis semarakkan HAB Kemenag ke 73. Dari sekian banyaknya agenda kegiatan yang sudah terlaksana mulai dari Perkemahan pelajar lintas agama, Lomba Tenis Meja, Lomba Badminton, Lomba volly bal, Lomba Catur, Bakti sosial atau anjangsana, dan hari ini dilanjutkan dengan Lomba Karya Tulis Ilmiah kerukunan yang dilaksanakan di Aula mini Kantor Kemenag Kota Batam.(29/12/2018).
Lomba Karya Tulis Ilmiah kerukunan awalnya diikuti oleh 7 orang peserta namun karna pas hari pelaksanaan lomba satu orang tidak datang dan tampa keterangan maka dinyatakan gugur, hal ini disampaikan sekretaris panitia HAB Kemenag ke 73 Resdin Effendi Pasaribu pada pembukaan Lomba Karya Tulis Ilmiah kerukunan.
Peserta yang ikut dalam lomba Karya Tulis Ilmiah kerukunan yaitu:
Muthi'ah Qonita dari MAN IC Batam dengan Judul: Upaya Menjaga Kerukunan Dalam Mewujudkan Masyarakat Madani Yang Sejahtera Dan Berkeadilan;
Jesslyn Jordana dari SMA Negeri 3 Batam dengan Judul: Kerukunan Umat Beragama dalam Konteks Persatuan;
Randy Del Razqa dari SMA Negeri 3 Batam dengan Judul: Interaksi Masyarakat Dalam Keyakinan Yang Berbeda;
Ayu Lestari dari SMA Negeri 3 Batam dengan Judul: Toleransi Dalam Beribadah;
Muhammad Maulana Malik dari MAN IC Batam dengan Judul: Peran Kebudayaan Imlek Maha Vihara Maitreya Terhadap Kerukunan Beragama Kota Batam;
Muhammad Fakhri Wijayanto dari MAN IC Batam dengan Judul: Implementasi Viral Marketing Toleransi Untuk Mewujudkan Kota Batam Sebagai Bandar Dunia Madani.
Lebih lanjut Resdin Effendi Pasaribu mengungkapkan, untuk kriteria penilaiannya mulai dari relevansi judul dengan tema, orisinalitas karya ilmiyah, tata bahasa dan penggunaan EYD, kontens dan kualitas analisis, pesan moral dalam karya ilmiyah, sistimatika penulisan. Untuk Tim penguji terdiri dari:
H.Erizal Abdullah ( Kakankemenag Batam);
H.Muhammad Dirham (Kasi Pendidikan Madrasah);
Resdin Effendi Pasaribu.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam H.Erizal Abdullah dalam sambutan yang sekaligus menyampaikan arahannya mengatakan, hidup rukun itu enak. “Menjaga kerukunan itu sangat penting yang merupakan tugas kita bersama dan bukan hanya tugas dari kemenag saja”. Kerukunan umat beragama adalah suatu bentuk sosialisasi yang damai dan tercipta berkat adanya toleransi agama diamana toleransi merupakan suatu sikap saling pengertian dan menghargai tanpa adanya diskriminasi dan kerukunan umat beragama sangat penting untuk mencapai sebuah kesejahteraan hidup di NKRI. Dalam arahannya H.Erizal Abdullah juga mengingatkan dan sekaligus menjelaskan kepada peserta lomba karya tulis ilmiah tentang point penting yang terkandung dalam Peraturan Bersama Menteri (PBM) nomor 9 dan 8 tahun 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah/ wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan forum kerukunan umat beragama, dan pendirian rumah ibadat.
Keterangan Poto: Kakankemenag Batam H.Erizal Abdullah menyampaikan sambutan sekaligus arahan.
Sebelum menutup sambutan yang sekaligus arahan H.Erizal Abdullah mengingatkan pentingnya menjaga Tri Kerukunan Umat Beragama di Indonesia, Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam Khususnya. Tri Kerukunan Umat Beragama yang dimaksud yaitu: Kerukunan Intern Umat Beragama, Kerukunan Antar Umat Beragama, dan Kerukunan Antar Umat Beragama Dengan Pemerintah. “Mari bersama kita jaga Tri Kerukunan Umat Beragama karna tujuan utama dari Tri Kerukunan Umat Beragama agar masyarakat Indonesia, Provinsi Kepulauan Riau, Kota Batam khususnya bisa hidup dalam kebersamaan. Tutup H.Erizal Abdullah.

















