Harmoni dan Kedamaian di Tengah Industri: Pesan Lilik Widyawati dalam Mimbar Agama Hindu

“Harmoni dan Kedamaian di Tengah Industri: Pesan Lilik Widyawati dalam Mimbar Agama Hindu”

Batam (Kemenag) – Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Lilik Widyawati, kembali hadir sebagai narasumber dalam program Mimbar Agama Hindu RRI Pro 1 Batam, Selasa (11/11/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi oleh I Gusti Ngurah Swimbawa dari Badan Penyiaran Hindu (BPH) Kepri sebagai host.

Pada siaran kali ini, Lilik membawakan materi dengan tema “Menemukan Kedamaian Sejati ” Melalui siaran tersebut, ia mengajak umat Hindu di Batam untuk menjaga keseimbangan spiritual di tengah dinamika kehidupan kota industri.

“Batam adalah kota yang dinamis, berkembang pesat dengan aktivitas industri dan perdagangan. Namun, di balik kemajuan itu, kita perlu menjaga kedamaian batin agar tidak terjebak dalam stres dan tekanan hidup,” ujar Lilik.

Ia menjelaskan bahwa ajaran Hindu memiliki dua konsep utama yang dapat menjadi pedoman hidup, yakni Catur Purusartha dan Tri Hita Karana. Keduanya merupakan panduan untuk mencapai keseimbangan antara kehidupan duniawi dan spiritual

.

“Dalam Catur Purusartha, kita diajarkan empat tujuan hidup manusia yaitu Dharma, Artha, Kama, dan Moksa. Dharma menjadi pondasi agar Artha dan Kama tidak melenceng dari jalan kebenaran, sehingga akhirnya kita dapat mencapai Moksa atau kebahagiaan sejati,” jelasnya.

Selain itu, melalui konsep Tri Hita Karana, Lilik juga mengajak umat Hindu untuk menjaga harmoni antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), sesama manusia (Pawongan), dan lingkungan (Palemahan).

“Dalam kesibukan kota, seringkali kita lupa bersembahyang dan berterima kasih kepada Tuhan. Padahal cukup dengan menyisihkan waktu 15 menit untuk meditasi atau Puja Trisandya, kita sudah menenangkan batin. Begitu pula dengan hubungan sosial dan lingkungan, kita harus menerapkan nilai Ahimsa dan peduli pada alam sekitar,” imbuhnya.

Di akhir acara, Lilik berpesan agar umat Hindu di Batam dapat menjadi umat yang cerdas spiritual dan sosial, sukses dalam karier, namun tetap berpegang pada nilai-nilai Dharma.

“Semoga setiap langkah dan pekerjaan kita di Batam senantiasa diberkahi oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sehingga kita dapat menemukan kebahagiaan sejati, bahkan di tengah kota industri yang sibuk ini,” tutupnya.

LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI