
Sekupang (Inmas-Batam)- Secara serentak seluruh Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah se Kota Batam menyelenggarakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). USBN MI berlangsung selama 3 hari yakni 22 - 24 April 2019 dan UNBK MTs berlangsung selama 4 hari yakni 22 - 25 April 2019.
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Batam HM. Dirham pada hari pertama pelaksanaan ujian nasional ini melakukan monitoring ke 3 lembaga pendidikan yakni MTs Nurul Huda Nahdatul Wathan Tanjung Riau, MI Daarul Ishlah dan MI Nurul Amanatul Haq Tiban Kecamatan Sekupang.
Kepada media, Kasi Penmad Kemenag Batam HM Dirham menjelaskan bahwa di MTs Nurul Huda Nahdatul Wathan Tanjung Riau, peserta ujiannya sebanyak 66 orang siswa. Mereka terbagi dalam 2 sesi. Sesi pertama diikuti sebanyak 33 orang siswa, mulai ujian jam 7.30 wib – 9.30 wib. Sementara untuk sesi kedua diikuti sebanyak 33 orang siswa, dimulai pukul 10.30 wib – 12.30 wib.
“Ujiannya pada hari pertama ini adalah Bahasa Indonesia dan tidak lagi menggunakan kertas pensil, tapi sudah berbasis komputer,” ujarnya.
Di MI Daarul Ishlah, Kasi Penmad mendapati siswa yang ikut ujian berjumlah 37 siswa dan dibagi dalam 2 ruangan ujian. Ruangan I berjumlah 20 orang siswa dan ruangan 2 berjumlah 17 orang siswa. Waktu pelaksanaan ujian dimulai jam 08.00 wib – 10.00 wib. Pengawasnya dari MI Nurul Amanatul Haq.
Di MI Nurul Amanatul Haq diikuti sebanyak 78 siswa yang dibagi dalam 4 ruang ujian. Ruang I berisi 20 orang siswa, ruang II beriisi 20 orang siswa, ruang III berisi 20 orang siswa dan ruang IV berisi 18 orang siswa. Pengawasnya dari MI Iskandar Muda dan MI Daarul Ishlah.
Dari 3 lembaga yang dikunjungi, secara umum proses ujian berjalan dengan baik, lancar dan aman. “Namun bedanya, jika di MTs sudah berbasis komputer, tapi di MI masih berbasis kertas pensil,” imbuhnya.
Ia berharap semoga anak-anak diberikan kesehatan, kemampuan dan kekuatan dalam mengikuti ujian ini dan keluar dengan hasil yang memuaskan.
(bad70/yd)