Guru di Persimpangan Zaman: Seminar “Educator vs AI” Dorong Adaptasi Pendidikan Kristen di Era Digital

Dokumentasi Penyuluhan

Batam (Kemenag)  - Kantor Kementerian Agama turut menghadiri seminar guru Kristen bertajuk “Educator vs AI” yang dilaksanakan pada Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 09.30 WIB sampai selesai. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, yaitu Chia Poh Yok dan Aaron Yip dari Singapura, serta diselenggarakan oleh GLFI.

Seminar ini dihadiri oleh pejabat Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, serta diikuti oleh sekitar 250 guru agama Kristen yang berasal dari 138 sekolah. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kebutuhan akan penguatan kapasitas guru dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia pendidikan.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa peran guru tidak tergantikan oleh teknologi, melainkan perlu bertransformasi menjadi fasilitator pembelajaran yang mampu memanfaatkan AI secara bijak. Guru tetap memiliki peran utama dalam membentuk karakter, menanamkan nilai, serta membimbing kehidupan spiritual peserta didik di tengah arus digitalisasi.

Kantor Kementerian Agama Kota Batam juga menyampaikan dukungan terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak penyelenggara. Kehadiran GLFI dinilai membantu dalam proses pembinaan guru agama, sehingga turut meringankan peran Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru semakin siap menghadapi tantangan era digital, mampu mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai iman, serta terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang relevan, inspiratif, dan berdampak bagi generasi muda.

#Urakris
SHARE :
LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI