
Geliat Semangat di Siang Hari: Intip Suasana Belajar Kelas 1A MIS Al-Muttaqin
Batam (Kemenag) --- Senin (9/2), matahari tepat berada di atas kepala, namun semangat belajar di MIS Al-Muttaqin tidak luntur sedikit pun. Khusus bagi siswa kelas rendah, yakni kelas 1, 2, dan 3A, petualangan menuntut ilmu justru baru dimulai saat hari beranjak siang.
โDi ruang kelas 1A, suasana tampak hidup dan penuh keceriaan di bawah bimbingan wali kelas mereka, Ibu Marbiah, S.Pd.
Diawali dengan Keberkahan
โProses pembelajaran di MIS Al-Muttaqin memang memiliki ritme yang unik. Sebelum memegang pensil dan buku, para siswa memulai kegiatan dengan memenuhi kewajiban spiritual. Pembelajaran baru dilaksanakan tepat setelah salat fardu Zuhur berjamaah.
โHal ini dilakukan agar para siswa terbiasa disiplin dalam ibadah sebelum mengisi pikiran dengan ilmu pengetahuan. Suasana kelas yang awalnya tenang usai salat, segera berubah menjadi riuh rendah yang positif saat Ibu Marbiah memasuki ruangan.
Pola Belajar yang Adaptif dan Menyenangkan
โMengajar di siang hari tentu memiliki tantangan tersendiri, terutama bagi anak-anak kelas 1 yang mungkin merasa mengantuk. Namun, Ibu Marbiah, S.Pd. memiliki cara jitu untuk menjaga fokus anak didiknya:
โInteraksi Aktif: Pembelajaran tidak hanya satu arah. Ibu Marbiah sering mengajak siswa bernyanyi atau melakukan tepuk semangat untuk mengusir kantuk.
โPendekatan Personal: Sebagai wali kelas, beliau dengan sabar mendatangi bangku siswa satu per satu, memastikan mereka memahami materi meskipun cuaca di luar cukup terik.
โKarakter Religius: Mengingat jadwal yang berdekatan dengan waktu salat, nilai-nilai akhlak seringkali diselipkan di sela-sela pelajaran umum.
โMengapa Masuk Siang?
โKebijakan masuk siang bagi kelas 1, 2, dan 3A di MIS Al-Muttaqin merupakan strategi pembagian ruang agar seluruh siswa mendapatkan fasilitas belajar yang optimal. Meski masuk di waktu yang berbeda dengan kelas tinggi, kualitas perhatian dan materi yang diberikan tetap menjadi prioritas utama.
โ"Belajar di siang hari bukan penghalang. Justru setelah salat Zuhur, hati anak-anak lebih tenang dan siap menerima pelajaran dengan keberkahan," ungkap salah satu orang tua siswa.
โKegiatan belajar mengajar di kelas 1A ini menjadi bukti bahwa dedikasi guru seperti Ibu Marbiah dan semangat siswa Tanjung Uma mampu mengalahkan rasa lelah di siang hari.