Dari Tepuk Sakinah hingga Rumus 3M, KUA Bengkong Bekali 11 Pasang Calon Pengantin

Suasana saat Bimbingan dan Foto Bersama usai Bimbingan

Bengkong (Kemenag Batam) β€” Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkong kembali menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (catin) pada Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Balai Nikah KUA Bengkong ini diikuti oleh 11 pasangan calon pengantin dari berbagai wilayah di Kecamatan Bengkong.

Program yang menjadi agenda rutin Kementerian Agama tersebut bertujuan membekali para calon pasangan suami istri dengan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan mental dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan berkelanjutan.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Acara diawali dengan sesi ice breaking melalui β€œTepuk Sakinah” yang berhasil mencairkan suasana sekaligus menanamkan nilai-nilai ketenangan, kebersamaan, dan kebahagiaan sebagai tujuan utama dalam kehidupan berumah tangga. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran generasi muda akan pentingnya persiapan sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Materi utama disampaikan oleh Imam Choirudin, S.Pd.I. yang mengangkat tema β€œKiat Mewujudkan Keluarga Sakinah.” Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa keluarga yang harmonis tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui komitmen, komunikasi yang baik, serta pemahaman agama yang benar sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga.

Sebagai bekal praktis bagi para calon pengantin, Imam Choirudin memperkenalkan konsep β€œ3M”, yaitu Mulai dari diri sendiri, dengan senantiasa memperbaiki akhlak dan karakter; Mulai dari hal terkecil, seperti membiasakan sikap saling menghargai dan peduli; serta Mulai saat sekarang, dengan segera menerapkan nilai-nilai kebaikan tanpa menunda-nunda. Menurutnya, langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten akan menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Menariknya, salah satu pasangan peserta, Bagus Palitra dan Sindi Aprilla, mengikuti bimbingan dalam kondisi terpisah. Karena tuntutan pekerjaan, Sindi saat ini berada di Pekanbaru sehingga mengikuti kegiatan secara daring. Meski demikian, proses bimbingan tetap berjalan lancar. Sindi mengaku bersyukur dapat mengikuti seluruh rangkaian materi dan merasa mendapatkan banyak wawasan baru yang bermanfaat sebagai bekal menuju kehidupan berumah tangga.

Setelah sesi materi kepenghuluan dan pembinaan keluarga sakinah, kegiatan ditutup dengan Bimbingan Kesehatan (Bimkes) yang disampaikan oleh tim medis dari Puskesmas Sei Panas. Materi yang diberikan meliputi kesehatan reproduksi, kesiapan fisik calon pasangan, serta edukasi mengenai pencegahan stunting. Melalui perpaduan pembinaan mental-spiritual dan edukasi kesehatan tersebut, para calon pengantin diharapkan semakin siap membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera. (Humas KUA Bengkong)

LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI