BATAM, 28 Juli 2026 – Dalam upaya mewujudkan transformasi kualitas pendidikan dan memperkuat kepemimpinan pendidik di kelas, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Batam menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru pada Selasa (28/7). Berlokasi di Aula Bestari Universitas Riau Kepulauan (Unrika), kegiatan ini mengusung tema "Peningkatan Kompetensi Kepemimpinan Guru dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam Terintegrasi STEAM".

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Unrika, Dr. Albert Efendi Pohan, S.Pd., M.Pd., Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, H. Budi Dermawan, Kepala MIN 2 Batam, Lismawaty Munthe, jajaran narasumber ahli, serta seluruh majelis guru MIN 2 Batam.

Rangkaian pembukaan diawali dengan sambutan dari Kepala Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Unrika, Dr. Albert Efendi Pohan, yang sekaligus bertindak sebagai narasumber. Beliau menyampaikan apresiasi atas kepercayaan MIN 2 Batam memilih Unrika sebagai mitra akademis dan menegaskan komitmen program studi untuk terus mendukung penguatan kapasitas SDM pendidikan di Kota Batam.

Sambutan kedua disampaikan oleh Kepala MIN 2 Batam, Lismawaty Munthe. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) dan pembelajaran mendalam (deep learning) untuk membentuk karakter siswa yang kritis dan inovatif.

"Seorang guru tidak hanya bertugas transfer ilmu, tetapi juga menjadi pemimpin pembelajaran (instructional leader) yang mampu merancang pengalaman belajar interaktif, bermakna, dan relevan dengan tantangan zaman," ujar Lismawaty.

Selanjutnya, Kepala Kantor Kemenag Kota Batam memberikan arahan sekaligus secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan pentingnya adaptabilitas pendidik di tengah pesatnya perkembangan zaman.

"Perkembangan zaman menuntut kita untuk selalu menyesuaikan diri dengan kondisi yang terus berubah. Guru madrasah tidak boleh jalan di tempat, melainkan harus terus berinovasi," tegasnya.

Budi Dermawan juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada pihak universitas.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Unrika yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas bagi guru-guru MIN 2 Batam untuk meningkatkan kompetensinya demi mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia," tambahnya.

Melalui workshop ini, para peserta dibekali strategi merancang modul ajar berbasis STEAM serta praktik kepemimpinan instruksional. Diharapkan seluruh materi yang didapat mampu diimplementasikan secara nyata di ruang kelas demi menghadirkan pembelajaran yang unggul dan berdampak positif bagi peserta didik.