
* Kakan.Kemenag Kota Batam H. Zulkarnain Umar, saat menyampaikan kata sambutan
Batam (Kemenag) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, H. Zulkarnain Umar, membuka secara resmi kegiatan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Edukasi Remaja Islam Bangkit Kota Batam Angkatan ke- 1 Provinsi Kepulauan Riau.
Diklat Gerbang Kota Batam Angkatan ke- 1 yang dilaksanakan di aula lt. II. Kemenag Kota Batam, Jl. Masjid Raya Baiturrahman Kecamatan Sekupang, Kota Batam ini di hadiri Direktur Gerbang Kepri H. Tgk. Zulkifli Aka (mantan kakankemenag batamKepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kota Batam, H. Muhammad Dirham, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Provinsi Kepulauan Riau dalam hal ini diwakili Ketua 1 DMI Kepulauan Riau KH. Didi Suryadi, H. Syamsul Ibrahim, Sekretaris DMI Provinsi Kepri, Sekum PMB Kota Batam, Ahad (4/10) pagi.
Penting untuk diketahui, bahwa generasi muda adalah penentu perjalanan suatu bangsa di masa berikutnya. Maju tidaknya suatu bangsa tergantung pada generasi mudanya. Bahkan, generasi mudah diakui perannya sebagai kekuatan yang mampu mendobrak kejumudan masyarakat.
Rusaknya perilaku remaja saat ini, tidak terlepas dari gencarnya arus liberalisasi yang masuk ke negeri ini yang telah nyata memberikan dampak buruk pada kehidupan. Para kapitalis, turut menyumbangkan pengaruhnya terhadap kerusakan remaja saat ini melalui berbagai media, baik cetak maupun elektronik dengan memberikan tayangan-tayangan yang mengumbar syahwat.
Direktur Lembaga Diklat Gerbang Kepri, H. Tgk. Zulkifli Aka, dalam laporannya menyampaikan, bahwa gerakan edukasi remaja islam bangkit (gerbang keprimemiliki visi menyiapkan pemimpin indonesia emas tahun 2045.
Untuk Diklat kata H. Tgk. Zulkifli Aka, setiap masjid mengutus remaja 7 (tujuh) orang dan akan dilatih kepemimpinan selama 1 (satu) hari serta pembinaan selama 6 (enam) bulan. Pelatihannya pun dilaksanakan tiap hari Ahad di aula kemenag batam (tempat menyesuaikan) pengurus masjid yang ada di Kota Batam.
Iya menjelaskan, dari awal sudah ada 6 (enam) masjid yang mendaftar, akan tetapi hanya ada tiga masjid yang semangat.
Dalam suatu kegiatan, selalu ada kendala. Hal ini merupakan hal yang biasa karena kalau tidak ada kendala pekerjaan itu tidak enak. Maka, harus ada tantangan, ungkapnya.
Ketua 1 DMI Kepulauan Riau, KH. Didi Suryadi dalam sambutannya menyampaikan, bahwa hari ini kita kembali mengukir sejarah dengan dilaksanaknnya kegiatan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Edukasi Remaja Islam Bangkit Kota Batam Angkatan ke- 1 Provinsi Kepulauan Riau.
Kalau dulu, Ir. Soekarno pernah mengatakan, beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya dan beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.
Intinya, harapan itu ada dan berada ditangan pemuda. Kalau pemudanya hebat, insyaallah Islam akan bangkit.
“Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberkahi kita semua. Islam akan hebat jika umatnya peduli dengan agama Islam," terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, H. Zulkarnain Umar juga menyampaikan, bahwa remaja masjid itu diajarkan tentang leadership dalam Islam. Jangan ada kesan bahwa remaja masjid itu muncul ketika ada kegiatan-kegiatan besar keagamaan Islam saja.
Kedepannya, setiap pengurus masjid kita berikan kesadaran bahwasanya kegiatan pelatihan gerakan edukasi remaja islam bangkit ini sangat bagus. Kalau ada pengurus masjid kurang kesadarannya tentang pelatihan remaja masjid ini maka pengurus masjid tersebut wajib kita pertanyakan karena. Kenapa demikian? Karena masih ada pengurus masjid yang kurang memahami betapa pentingnya pelatihan remaja masjid, terangnya.
Menurut mantan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah ini, kaum remaja itu harus kita berikan ruang untuk mereka berkreasi. Kita berikan tempat di masjid untuk mereka berkembang.
Mengakhiri sambutannya H, Zulkarnain Umar berharap kedepan ada database konkret. Kita butuh database yang konkret agar setiap tahunnya bisa kita update, imbuhnya.
---------
Humas