
Kakankemenag Batam tausiah isra
Batam Kota (Inmas-Batam) - Isra' Mi'raj disebut juga dengan tahun kesedihan. Kenapa demikian, karena peristiwa itu terjadi ketika Nabi Muhammad SAW sedang dalam puncak penderitaan, puncak kesusahan, puncak ketidaktentuan dan saat itu Nabi Muhammad SAW mengalami kedukaan serta tekanan hebat karena Khadijah sang istri tercinta dan pamannya Abu Thalib meninggal dunia.
Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam H. Zulkarnain Umar dalam tausiahnya pada peringatan Isra' Mi'raj di Masjid Al Muhajirin Perum Dotamana Grand BSI Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota Batam, Rabu (3/4).
Pada kesempatan itu, Kakankemenag menyebutkan bahwa Isra Miraj merupakan peristiwa penting bagi umat Islam, disamping untuk menghibur Nabi yang dalam kondisi bersedih, namun ada peristiwa besar yang dijemputnya yakni mendapatkan perintah untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam.
"Intinya peristiwa ini mengajarkan kepada kita bahwa akan selalu ada kemudahan dan kegembiraan yang diberikan oleh Allah SWT setelah kesulitan dan ujian serta perintah untuk melaksanakan sholat," imbuhnya.
(bad70/yd).