Tertutup Awan dan Cuaca Buruk, Hilal Tidak Tampak di Batam

Tertutup Awan dan Cuaca Buruk, Hilal Tidak Tampak di Batam

Batam (Kemenag) --- Cuaca yang mendung dan tidak bersahabat di Batam, Kepulauan Riau mengakibatkan hilal tanda memasuki bulan ramadhan tidak tampak melalui pantauan BMKG dan ormas islam yang dipusatkan di Menara Masjid Sultan Mahmud Riayatsyah II, Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam, Selasa (17/2).

Namun dipastikan bahwa hilal di Batam tidak akan tampak pada hari ini. Koordinator Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika kelas 1 Hang Nadim Batam, Suratman mengatakan, tinggi bulan pada selasa sore masih berada di ketinggian minus 1 (-1) derajat.

"Kalau hari ini hilal belum tampak, masih berada di konjungsi -1 derajat. Dia kan harusnya di 3 derajat. Tapi besok justru berlebih di ketinggian 9 derajat," ucap Suratman.

Ditempat yang sama, Kepala Kantor Kementrian Agama, Budi Darmawan menyebut dengan buruknya cuaca dan tidak tampaknya hilal, maka pihaknya akan menunggu berjalannya sidang isbat.

"Kita di Batam tidak melihat hilal, jadi kita, tunggu sidang isbat yang akan dilakukan pusat mungkin menjelang shalat isya" Ucap Budi Darmawan.

Awal puasa diketahui memang menunjukkan beberapa perbedaan. Jamaah Naqsabandiyah di Padang diketahui telah memulai puasanya hari ini. Jamaah Muhammadiyah memastikan akan mulai berpuasa pada Rabu, 18 Februari. Sementara Nahdatul Ulama masih menunggu sidang isbat yang akan dilakukan oleh pemerintah.

LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI