
Sambut Ramadan 1447 H, PD IPARI Batam Salurkan 80 Al-Qur'an Hafalan ke LPP dan LPKA
BATAM (Kemenag) – Dalam semangat menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kota Batam menggelar aksi sosial dengan menyerahkan bantuan Al-Qur’an kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II B Batam dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Batam.
Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua PD IPARI Kota Batam, H. Mardianto, didampingi jajaran penyuluh lainnya, yakni H. Bima Sakti, Nazir, dan Perlindungan Tj,
Sebanyak 80 mushaf Al-Qur’an disalurkan dengan rincian sebagai berikut:
• 50 Mushaf untuk LPP (Lembaga Pemasyarakatan Perempuan) Batam.
• 30 Mushaf untuk LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) Batam.
Kedatangan rombongan IPARI disambut hangat oleh Kalapas Perempuan Kelas II B Batam, Nur Mustafidah, dan Kepala LPKA Kelas II Batam, Faizal Gerhani Putra. Dalam sambutannya, Bapak Putra menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada para penyuluh dan donatur.
"Program IPARI ini sangat membantu memfasilitasi warga binaan. Dengan adanya Al-Qur'an baru ini, kami berharap warga binaan semakin termotivasi untuk giat mengaji, apalagi di bulan Ramadan nanti kami akan mengadakan Pesantren Kilat," ujar Putra
Ketua PD IPARI, H. Mardianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan rutin yang dilakukan penyuluh setiap hari Selasa. Berdasarkan pengamatan di lapangan, banyak warga binaan yang ingin mengaji namun terkendala ketersediaan mushaf.
"Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an. Kami berinisiatif menyalurkan bantuan dari para donatur (aghniya). Semoga amal jariyah ini terus mengalir bagi mereka yang telah menyumbangkan hartanya di jalan Allah SWT," ungkap Mardianto.
Menariknya, Al-Qur'an yang dibagikan adalah jenis Al-Qur'an Hafalan dengan fitur 5 warna per halaman. Inovasi ini diharapkan memudahkan para warga binaan dalam proses menghafal.
"Mudah-mudahan dari dalam lapas ini, lahir penghafal-penghafal Al-Qur'an yang baru," tutupnya optimis.