Batam (Kemenag) — Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Batam Hj. Muniroh menghadiri kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI dan Bahasa Arab MTs se-Kota Batam pada Senin, 12 Oktober 2026. Pertemuan perdana yang berlangsung di MTs Al-Amin Bengkong Indah 2 Swadaya, Gang Colibri Blok A No. 5 ini mengusung agenda silaturahmi sekaligus bedah Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (SK Dirjen Pendis) Nomor 9941 Tahun 2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua MGMP PAI dan Bahasa Arab MTs Kota Batam, Jemmy T.D., beserta segenap guru mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab dari pelbagai MTs di Kota Batam.

Dalam arahannya, Pengawas Madrasah Hj. Muniroh menekankan beberapa poin krusial terkait pengembangan dan implementasi kurikulum terkini, di antaranya:

• Orientasi Tujuan Pembelajaran: Tujuan pembelajaran difokuskan serta diturunkan secara langsung pada tiap-tiap elemen materi.

• Fleksibilitas Kegiatan Kokurikuler: Kegiatan kokurikuler tidak selalu harus berbentuk projek besar, melainkan dapat diwujudkan melalui penguatan pembiasaan diri positif di madrasah yang berakar dari materi intrakurikuler.

• Penanaman Nilai Karakter : Khusus mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dan Akidah Akhlak, pendidik diimbau agar tidak sekadar mengajarkan hafalan, tetapi lebih menekankan pada ibrah (hikmah dan manfaat nyata) yang dapat diambil siswa dari setiap materi.

• Penerapan Rumus Pembelajaran Mendalam (8334): Mendorong pola pengajaran yang mendalam agar pemahaman siswa terinternalisasi secara optimal.

• Dukungan Program Ekoteologi: Mengajak seluruh madrasah mendukung gerakan Ekoteologi sebagai program nasional untuk membangun kepedulian lingkungan berbasis nilai keagamaan.

Apresiasi Perkembangan MTs Al-Amin Bengkong Indah

Pada kesempatan terpisah, Pengawas Madrasah juga memberikan catatan khusus mengenai perkembangan MTs Al-Amin. Saat ini, kegiatan pembelajaran di MTs Al-Amin baru berjalan untuk jenjang Kelas VII mengingat izin operasionalnya yang baru saja terbit.

Meski baru beroperasi, prospek pengembangan madrasah ini sangat positif. Pihak pengelola telah menyiapkan lahan seluas 1 hektar di kawasan Tanjung Buntung. Peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan kampus baru tersebut dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam.

Melalui kegiatan MGMP ini, diharapkan para guru PAI dan Bahasa Arab tingkat MTs di Kota Batam semakin siap dan adaptif dalam mengimplementasikan Capaian Pembelajaran sesuai regulasi terbaru demi mewujudkan madrasah yang berkualitas dan berdaya saing.