
Kegiatan mentoring difokuskan dalam materi praktik ibadah. Setiap kelompok terdiri dari enam sampai sepuluh siswa
Selama lima hari dari Kamis
sampai Rabu, 6-12 MTs N 1 Batam menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan.
Kepala MTs N 1 Batam, Khairina dalam sambutannya saat pembukaan berharap
seluruh siswa bisa mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan dengan sebaik-baiknya.
Gunakan kesempatan ini untuk menambah ilmu dan meningkatkan keimanan. Sementara Zulkifli Husdiawan selaku ketua
panitia menyampaikan agenda kegiatan selama Pesantren ramadhan. Tahun ini
berbeda dari kegiatan tahun sebelumnya. Untuk lebih meningkatkan kualitas
praktik ibadah, diadakan kegiatan mentoring Ramadhan.Yakni sebuah kegiatan yang
dibagi perkelompok (halaqah) dibimbing mentor.
Kegiatan mentoring difokuskan
dalam materi praktik ibadah. Setiap kelompok terdiri dari enam sampai sepuluh siswa. Satu kelompok
dibimbing oleh satu mentor. Mentor ini
berasal dari siswa kelas IX yang diseleksi dan diberi pembekalan. Para mentor
dibekali dengan tata cara praktik ibadah wudhu, bacaan shalat dan praktik
shalat. Sebelum mentor terjun di lapangan terlebih dahulu ditashih praktik
ibadahnya di hadapan pembimbing. Walaupun setiap hari siswa melaksanakan shalat berjama’ah di
masjid madrasah namun perlu dicek kembali baik bacaan maupun praktiknya. Dengan dibuat sistem mentoring kesalahan
bacaan maupun praktinya lebih cepat terdeteksi karena dibuat kelompok kecil.
Kegiatan mentoring dibuat
dengan penjadwalan secara bergantian. Mentoring dipusatkan di masjid Baitul
Ilmi MTs N 1 Batam. Suara riuh dan
gemuruh para siswa melafazkan bacaan
shalat. Para mentor sibuk mengecek bacaan dan praktik shalat. Satu persatu
siswa dicek bacaannya oleh mentor. Jika ada siswa yang salah dalam praktiknya
segera dibetulkan. Sementara pembimbing mengawasi dan memberikan arahan.
Kegiatan mentoring
dilaksanakan paralel dengan kegiatan di kelas. Kegiatan kelas diisi dengan
tadarus, kajian fikih, moderasi beragama, diskusi, dan pembuatan video
kegiatan. Kegiatan ini dibimbing oleh
wali kelas dan guru agama/guru mapel secara bergantian sesuai materi yang
disampaikan. Sementara itu siswa program tahfizh atau santri Ma’had al Manar
melaksanakan kegiatan Ramadhan di aula. Kegiatan diisi dengan kajian “Kitabus
Shiyam” karangan Syaikh Zainal Abidin Munawwir. Santri memaknai kitab perlafaz
dan menyimak penjelasan narasumber. Di akhir kegiatan semua santri mengumpulkan
kitabnya untuk dicek pembina.
Kegiatan berakhir di hari
kelima. Seluruh siswa berkumpul di masjid
mengikuti khataman al Qur’an dan
refleksi. Doa khatmil Qur’an dan takhtim dipimpin oleh Samsul Fahrozi selaku
direktur Ma’had al Manar MTs N 1 Batam. Dalam tausiyahnya beliau menyampaikan
bahwa salah satu yang dirindukan surga adalah orang yang sering membaca al
Qur’an. (FZ)