Kunjungan Ulama Lombok di MIS Al-Muttaqin: Memperdalam Rukun Agama pada Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H.

Kunjungan Ulama Lombok di MIS Al-Muttaqin: Memperdalam Rukun Agama pada Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H.

Batam ( Kemenag ) – Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan hari ke-4 di MIS Al-Muttaqin kembali berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan semangat. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 26 Februari 2026, bertepatan dengan 08 Ramadhan 1447 H, dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, bertempat di Masjid Al-Muttaqin.

Kegiatan diawali dengan pembiasaan ibadah yang telah menjadi ciri khas program Ramadhan di MIS Al-Muttaqin. Seluruh siswa-siswi dengan tertib melaksanakan: Sholat Sunnah Dhuha berjamaah, Membaca surat-surat pendek Al-Qur’an, Membaca sholawat Nabi, Melantunkan Asmaul Husna, Membaca doa-doa harian.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh Kepala MIS Al-Muttaqin, Ustadz Muh. Lutfi, Dengan bimbingan beliau, para siswa tampak khusyuk dan antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Pembiasaan ini bertujuan menanamkan karakter religius serta membentuk kebiasaan ibadah sejak dini.

Memasuki sesi inti, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh ulama tamu dari Lombok, Nusa Tenggara Barat, yaitu TG. Muhammad Iskandar. Beliau merupakan salah satu masyaikh dari Ma'had Darul Qur'an wal Hadits Al-Majidiah Asy-Syafi'iyah NW Anjani.

Dalam ceramahnya, beliau mengangkat tema “Rukun Agama Ada Tiga”, yaitu:

1. Iman – Keyakinan dalam hati terhadap Allah SWT, malaikat, kitab-kitab, rasul, hari akhir, serta qadha dan qadar.

2. Islam – Implementasi dari keimanan melalui rukun Islam seperti syahadat, sholat, puasa, zakat, dan haji.

3. Ihsan – Beribadah kepada Allah seakan-akan melihat-Nya, dan jika tidak mampu, meyakini bahwa Allah senantiasa melihat kita.

Dengan bahasa yang sederhana dan penuh hikmah, TG. Muhammad Iskandar menjelaskan bahwa ketiga pilar ini merupakan pondasi utama dalam kehidupan seorang muslim. Beliau juga menekankan pentingnya keseimbangan antara akidah, ibadah, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan semakin hidup ketika memasuki sesi tanya jawab. TG. Muhammad Iskandar memberikan pertanyaan kepada siswa-siswi tentang waktu-waktu sholat wajib. Para siswa dengan semangat mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Sesi ini tidak hanya menguji pemahaman mereka, tetapi juga melatih keberanian dan kepercayaan diri dalam menyampaikan jawaban di depan teman-temannya.

Rangkaian kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan hari ke-4 ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh TG. Muhammad Iskandar. Suasana haru dan khusyuk menyelimuti masjid ketika seluruh peserta menengadahkan tangan, memohon keberkahan ilmu, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Pesantren kilat ini diharapkan dapat:

• Meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa

• Menanamkan kecintaan terhadap ibadah sejak usia dini

• Membentuk karakter disiplin dan berakhlakul karimah

• Mempererat ukhuwah islamiyah antar siswa dan guru

Semoga kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan di MIS Al-Muttaqin Tanjung Uma Batam terus memberikan manfaat dan menjadi ladang pahala bagi seluruh pihak yang terlibat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.( HM )

LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI