Kunjungan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi KEPRI Ke MAN Batam

Anggota Komisi IV DPRD Privinsi KEPRI Didampingi Jajaran Civitas Akademika MAN Batam

BATAM, HUMAS – Anggota DPRD Povinsi Kepulauan Riau Komisi IV Bidang Pendidikan Kesejahteraan Rakyat, Wahyu Wahyudin, A.Md., melakukan kunjungan ke MAN Batam pada  Kamis (28/05). Wahyu Wahyudin disambut langsung oleh Kepala MAN Batam, Kepala Tata Usaha MAN Batam, Kepala Komite MAN Batam, beserta beberapa orang Guru, Karyawan, dan jajaran Komite MAN Batam.

Dalam melakukan kunjungan ke MAN Batam, Wahyu Wahyudin beserta seluruh Civitas Akademika MAN Batam tetap melaksanakan protokol pencegahan Covid-19 sesuai anjuran Pemerintah seperti memakai masker, melakukan pengecekan suhu badan di gerbang, mencuci tangan sebelum memasuki kawasan MAN Batam, serta menjaga jarak saat sedang melakukan kunjungan di MAN Batam.

Kunjungan Wahyu Wahyudin kali ini ke MAN Batam adalah guna mendengarkan aspirasi dari lembaga pendidikan yang mana merupakan bidang yang menjadi tanggung jawab beliau sebagai Anggota Dewan di Provinsi KEPRI.

Kegiatan penyampaian aspirasi dikemas dengan rangkaian acara bincang santai yang diawali oleh sambutan dari Kepala MAN Batam, Dra. Hj. Khairina. Dalam sambutannya Khairina mengungkapkan ucapan terimakasihnya mewakili seluruh Civitas Akademika MAN Batam kepada Wahyu Wahyudin yang sudah bersedia mengunnjungi MAN Batam guna mendengarkan aspirasi-aspirasi dari Civitas Akademika yang ada di MAN Batam.

“Makasih Pak sudah memilih MAN Batam sebagai salah satu target kunjungan Bapak. Beginilah keadaan sekolah kami pak dengan jumlah siswa lebih kurang 830 orang dan jumlah Dewan Guru lebih kurang 46 orang yang mana yang berstatus PNS hanya 19 orang saja, selebihnya adalah honorer yang dibayarkan dari Komite MAN Batam,” ujar Khairina dalam menjelaskan kondisi terkini MAN Batam.

Setelah sambutan dari Kepala MAN Batam, selanjutnya merupakan sambutan dari Anggota Dewan, Wahyu Wahyudin. Wahyu menyampaikan bahwa tujuan utama kunjungannya adalah melihat kondisi terkini dari MAN Batam baik dari kondisi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan, fasilitas sekolah, dan lain-lain yang menjadi perhatian khusus beliau sebagai Anggota Dewan bidang Pendidikan Kesejahteraan Rakyat di DPRD Provinsi KEPRI. 

"Tugas saya sebagai Anggota Dewan adalah menyuarakan aspirasi dari masyarakat terutama di bidang dunia pendidikan, karena itu adalah tugas pokok saya. Saya memilih MAN Batam karena merupakan MA negeri yang satu-satunya di bawah naungan Pemerintah Daerah dan juga saya lihat kali ini animo masyarakat terhadap MAN Batam sangat tinggi, terbukti dari pendaftar di tahun ajaran baru ini cukup banyak, dan juga saya mendapatkan informasi MAN Batam sudah sangat baik dibidang prestasi, baik prestasi akademik ataupun nonakademik yang sudah mencapai kancah Nasional bahkan akan menuju Internasiona,l” ungkap Wahyu dalam sambutannya.

Setelah sambutan-sambutan selesai dilakukan, selanjutnya adalah bincang santai guna menyuarakan aspirasi dari MAN Batam yang diawali dari Tenaga Pendidik yang diwakili oleh Khairul Azhar Saragih, S.Sos. selaku guru Sosiologi MAN Batam yang sudah mengabdi di MAN Batam lebih kurang 9 tahun dan berstatus sebagai guru honorer.

"Kalau dari kami Pak para guru honorer, memohon perhatiannya kepada Pemerintah Provinsi agar lebih diperhatikan lagi Pak. Karena selama ini yang menjadi perhatian khusus dari pihak Pemerintah Provinsi adalah guru SMA/SMK, sedangkan kami guru MA sangat jarang untuk diperhatikan. Kami banyak disini Pak yang sudah mengabdi lebih dari 6 tahun, dan rata-rata sudah berkeluarga dan memiliki anak. Harapan kami, sekiranya bisa, mohon adanya pengangkatan untuk guru-guru honorer yang mengabdi sudah lebih dari 6 tahun ini Pak,” ungkap Azhar.

Aspirasi selanjutnya disampaikan oleh Waka Sarana Prasarana MAN Batam, Hj. Zalfiati, S.Si., terkait keadaan fasilitas di MAN Batam.

"MAN Batam adalah MA Negeri satu-satunya Pak di Kota Batam yang dibawah naungan Pemerintah Daerah, seperti Bapak tahu, bahwa animo masyarakat terhadap MAN Batam sangat tinggi, sedangkan fasilitas kami disini masih kurang Pak, kami belum memiliki Laboratorium Agama, Laboratorium Bahasa, dan fasilitas di kelas-kelas juga banyak yang belum terpenuhi Pak,” ungkap Zalfiati yang juga mengajar mata pelajaran Biologi di MAN Batam.

Sebagai penutup dari sesi bincang santai, Wahyu menyampaikan bahwa dirinya akan berusaha menyampaikan aspirasi-aspirasi dari Civitas Akademika di MAN Batam kepada forum Pemerintah Provinsi di Tanjung Pinang dan akan menjadikan MAN Batam sebagai perhatian khusus pihak Pemerintah Provinsi. (ZK)

SHARE :
LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI