KUA Bengkong Gelar Program BRUS di SMK MHS Batu Ampar: Bekali Remaja dengan Spiritual dan Etika

Suasana saat Bimbingan dan Foto Bersama usai Bimbingan

Bengkong (Kemenag Batam) – Kantor Urusan Agama (KUA) Bengkong kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kali ini, kegiatan dipusatkan di Masjid SMK Multi Studi High School (MHS) Batu Ampar pada Senin, 9 Maret 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh segenap jajaran majelis guru serta ratusan siswa-siswi yang tampak antusias menyerap ilmu dari para pemateri yang kompeten di bidangnya.

Sesi pertama dibuka langsung oleh Kepala KUA Bengkong, H. Alikek, S.Ag., yang menyoroti isu krusial mengenai bahaya pernikahan dini. Ia memaparkan bahwa pernikahan di usia sekolah bukan sekadar urusan administrasi, melainkan risiko besar terhadap kesehatan reproduksi, mental, hingga potensi kemiskinan baru. "Remaja harus punya cita-cita besar. Jangan terburu-buru mengambil keputusan yang bisa menutup masa depan kalian," pesannya dengan tegas namun kebapakan.

Melengkapi materi tersebut, H. Luqman Hakim, M.Pd., selaku pegawai KUA Bengkong, membawa suasana lebih religius dengan membahas keutamaan ibadah puasa dan membaca Al-Qur’an. Ia menekankan bahwa kedua amalan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi akhirat yang kelak akan memberikan syafaat atau pembelaan bagi pelakunya di hari kiamat. Materi ini menjadi pengingat penting bagi para siswa untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup sehari-hari.

Aspek disiplin diri kemudian diperdalam oleh Imam Choirudin, S.Pd.I., yang membedah adab-adab saat menjalankan puasa. Ia menjelaskan bahwa puasa yang berkualitas tidak hanya menahan lapar, tetapi juga mempraktikkan manajemen diri: sedikit makan agar tidak malas, menjaga lisan dari bicara yang sia-sia, mengurangi tidur yang berlebih, serta selektif dalam berkumpul atau bergaul. Hal ini bertujuan agar para remaja memiliki kontrol diri yang kuat di tengah hiruk-pikuk gaya hidup modern.

Materi pencegahan perilaku negatif dilanjutkan oleh M. Aras, M.Pd., yang memaparkan secara gamblang bahayanya kenakalan remaja dalam berbagai bentuk, mulai dari pergaulan bebas hingga penyalahgunaan narkoba.

Sebagai penutup rangkaian materi, H. Syahnan, S.Pd. memberikan contoh langsung bacaan Al-Qur’an secara tartil yang indah dan merdu. Lantunan ayat suci tersebut seolah menjadi penyejuk sekaligus motivasi bagi para siswa untuk lebih mencintai seni membaca Al-Qur'an dengan benar sesuai tajwid.

Kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari pihak sekolah. Majelis guru mengapresiasi langkah KUA Bengkong yang menjemput bola memberikan edukasi ini, sementara para siswa mengaku merasa lebih termotivasi untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif. "Materinya sangat relevan, kami jadi sadar bahwa masa remaja itu masa emas untuk belajar, bukan untuk hura-hura," ujar salah satu peserta dengan penuh semangat.

Program BRUS ini diharapkan menjadi benteng bagi siswa SMK MHS agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. (Humas KUA Bengkong)

LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI